Home / SUMEDANG

Sabtu, 9 Mei 2020 - 02:29 WIB

Bupati Sumedang Minta Penjagaan Diperbatasan Diperketat

Bupati Sumedang Dr. H.Dony Ahmad Munir, saat melakukan monitoring ke beberapa Pos Chek Point A, B dan C, mulai dari wilayah Kecamatan Tanjungkerta, Surian dan Buahdua. Jum'at, 8 Mei 2020.

BUPATI SUMEDANG DR. H.DONY AHMAD MUNIR, SAAT MELAKUKAN MONITORING KE BEBERAPA POS CHEK POINT A, B DAN C, MULAI DARI WILAYAH KECAMATAN TANJUNGKERTA, SURIAN DAN BUAHDUA. JUM'AT, 8 MEI 2020. BUPATI SUMEDANG DR. H.DONY AHMAD MUNIR, SAAT MELAKUKAN MONITORING KE BEBERAPA POS CHEK POINT A, B DAN C, MULAI DARI WILAYAH KECAMATAN TANJUNGKERTA, SURIAN DAN BUAHDUA. JUM'AT, 8 MEI 2020.: Bupati Sumedang Dr. H.Dony Ahmad Munir, saat melakukan monitoring ke beberapa Pos Chek Point A, B dan C, mulai dari wilayah Kecamatan Tanjungkerta, Surian dan Buahdua. Jum'at, 8 Mei 2020.


SUMEDANG – Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir berharap pada para petugas yang berjaga di Pos Check Point yang didirikan di perbatasan wilayah daerah untuk memperketat pemeriksaan setiap orang yang akan masuk ke Sumedang.

“Saya minta agar cek poin perbatasan dijaga dengan ketat, tegas dan disiplin karena sebagai pintu utama dalam mencegah masuknya Covid- 19 ini ke Sumedang,” ujar Bupati Dony saat melakukan monitoring ke beberapa Pos Chek Point A, B dan C, mulai dari wilayah Kecamatan Tanjungkerta, Surian dan Buahdua. Jum’at, 8 Mei 2020.

Baca Juga  Ini alasan mundur Asep Kurnia dari komisioner KPU Sumedang

Apalagi sebutnya, Pos Check Point C yang didirikan di perbatasan wilayah daerah merupakan palang pintu utama dalam menyegah masuknya Covid-19 ke Sumedang. Oleh sebab itu, seluruh petugas di Pos Check Poin C harus menjalankan ketentuan PSBB Tahap 2 ini, secara ketat, disiplin dan tegas.

Dia pun mengapresiasi warga Sumedang yang keluar rumah sudah banyak memakai masker. Pemakaian masker, menurutnya merupakan upaya mencegah penyebaran virus korona dan selalu menjaga jarak menghindari kerumunan.

Baca Juga  Wabup Sumedang Perintahkan Drainase Taman Endog Dinormalisasi

“Sore tadi dilakukan pemantauan ke cek poin A di Tanjungkerta. Kami juga memantau cek poin C di perbatasan Sumedang-Subang di Surian dan perbatasan Sumedang-Indramayu di Desa Ciawitali, Buahdua,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, di Pos Check Point C Surian dan Buahdua, Bupati juga menyerahkan bantuan logistik berupa makanan dan minuman serta menyerahkan masker kepada para petugas Posko. *HUMAS SETDA SUMEDANG*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Sumedang Bidik Entas Kemiskinan Hingga 1000 Setahun Pertama

Pilihan Redaksi

Lima Pelaku Pengeroyokan di Angkrek Sumedang Terancam Tujuh Tahun Penjara

Pilihan Redaksi

Pontren Darul Hikmah Sukawangi Raih Emas Perdana Pospenas VIII

Pilihan Redaksi

Kondisi terakhir bayi yang dibuang, sudah ada 6 orang yang mau mengadopsi lantas …
Sebanyak 62 Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Kabupaten Sumedang mendapat Bantuan Operasional Sekolah (BOP). Bantuan diserahkan anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Hj. Itje Siti Dewi Kuraesin S.Sos, MM., di Pondok Pesantren Modern Al-Aqsha Cibeusi Jatinangor Sumedang. Senin, 14 September 2020.

Pilihan Redaksi

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Salurkan BOP Senilai Rp 1,8 M untuk Ponpes
Ketua Sumedang Pasti Bisa, Huliman Abdul Gofur menyebutkan gerakkan yang dipimpinnya merupakan gerakan sosial berasal dari masyarakat yang peduli terhadap warga Sumedang yang sedang menjalankan isolasi Mandiri terkait dengan Terkonfirmasi Covid-19, Probable maupun yang kontak erat.

SUMEDANG

Sumedang Pasti Bisa, Gerakan Sosial dari Masyarakat Peduli Warga Sumedang yang Isoman Covid-19
Tebing setinggi 10 meter dengan lebar 7 meter di Dusun Marasa RT 01 RW 07 Desa Cisalak Kecamatan Cisarua Kabupaten Sumedang, mengalami longsor sekira pukul 01.00. Sabtu, 2 Mei 2020.

SUMEDANG

Tebing Setinggi 10 Meter di Cisalak Alami Longsor
Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di wilayah Jawa Bali melalui Video Conference bertempat di Gedung Negara. Rabu, 4 Agustus 2021.

SUMEDANG

Kebijakan Ganjil Genap, Bupati Sumedang: Beri Kesempatan pada Masyarakat untuk Beraktivitas Meski Terbatas