Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 5 Mei 2020 - 20:15 WIB

Desa di Sumedang Tunggu Jatah Kuota Bantuan dari Provinsi Lewat Sapa Warga

Kepala Desa Jatihurip, Deden Wahidin pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya. Selasa, 5 Mei 2020.

KEPALA DESA JATIHURIP, DEDEN WAHIDIN PADA SUMEDANG ONLINE DI RUANG KERJANYA. SELASA, 5 MEI 2020. KEPALA DESA JATIHURIP, DEDEN WAHIDIN PADA SUMEDANG ONLINE DI RUANG KERJANYA. SELASA, 5 MEI 2020.: Kepala Desa Jatihurip, Deden Wahidin pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya. Selasa, 5 Mei 2020.


SUMEDANG – Hingga saat ini sejumlah kepala desa di Kabupaten Sumedang masih menunggu kepastian kuota bantuan dari Provinsi Jawa Barat lewat aplikasi Sapa Warga. Dari program tersebut yang baru turun bantuan non-Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bersumber dari APBD Kabupaten Sumedang.

“Jadi pengajuan itu di satu paket kan. Jadi seperti ini Desa Jatihurip 1.358 KK, diajukan semuanya melalui sapa warga. Dari sapa warga diatur, ada yang masuk ke Kabupaten, ada yang ke Provinsi nantinya itu. Dan baru turun dari Kabupaten sebanyak 20 KK,” ujar Kepala Desa Jatihurip, Deden Wahidin pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya. Selasa, 5 Mei 2020.

Baca Juga  Warga Cipanas Inginkan Objek Wisata Lahuta Mulung Layung Mendunia

Karena itu lanjut dia, pihaknya hingga saat ini masih menunggu sisa kuota bantuan dimaksud termasuk besaran kuota dari Provinsi dan lainnya. Apalagi ada pernyataan dari Sekretaris Daerah saat rapat jarak jauh, sebut Kades, yang menyebutkan jika semua yang telah terdata akan menerima bantuan namun diminta untuk bersabar.

“Karena masih banyak sisanya yang belum menerima bantuan. Makana saya teh nunggu ti provinsi melalui Sapa Warga. Lamun kira-kira jauh, saya komplen pan. Komplen ka Sekda jeung Bupati. Kitu we sesuai dengan komitmen di teleconfrence. Jawaban Pak Sekda, mohon bersabar dan jangan membuat sebuah ini. Nanti juga akan kebagian. Oke saya tunggu, komitmen Pak Sekda. [harus semua tercover yang sisanya sesuai komitment Sekda] iya gitu. Ya mudah-mudahaan waelah semua yang diajukan dari desa, yang datanya dari Pak RT RW itu bisa semuanya terakomodir. Apalagi itu merupakan hasil verifikasi dan validasi,” tandasnya. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga  Unik Seleksi Jabatan Tinggi Pratama di Sumedang, Tema Makalah Disampaikan 30 Menit Sebelum Acara
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Sejumlah guru SLB Plus Raharja Mandiri foto bersama Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST, MM disela meninjau pelaksanaan Perekaman Biometrik KTP Elektronik.

PENDIDIKAN

36 Siswa SLB Plus Raharja Mandiri Ikut Perekaman Biometrik KTP Elektronik

Pilihan Redaksi

Program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan, Sukses Tapi …

Pilihan Redaksi

Akibat Jatigede, Disduk kehilangan jejak 8.7 ribu data penduduk

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Penanggulangan AIDS, ODHA Jangan Dikucilkan

Pilihan Redaksi

Erwan: 20 Ribuan Warga Sumedang masih Miskin

Pilihan Redaksi

Ini pengaturan alat peraga kampanye

Pilihan Redaksi

‘Kreatif’, Jalan Berlubang di Sumedang Ditandai Kursi

SUMEDANG

Jompo Dibantu Bhabinkamtibmas Polres Sumedang