Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Sabtu, 30 Mei 2020 - 22:35 WIB

NU Sumedang: Salat Jumat Diperbolehkan dengan Catatan Ikuti Protokol Kesehatan

H. Idad Istidad, Ketua PC NU Kabupaten Sumedang usai acara Sosialisasi Kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) kepada Para Ulama dan Organisasi Keagamaan, Posko Gugus Tugas Pendopo IPP sumedang. Sabtu 30 Mei 2020.

H. IDAD ISTIDAD, KETUA PC NU KABUPATEN SUMEDANG USAI ACARA SOSIALISASI KEBIJAKAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB) KEPADA PARA ULAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN, POSKO GUGUS TUGAS PENDOPO IPP SUMEDANG. SABTU 30 MEI 2020. H. IDAD ISTIDAD, KETUA PC NU KABUPATEN SUMEDANG USAI ACARA SOSIALISASI KEBIJAKAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB) KEPADA PARA ULAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN, POSKO GUGUS TUGAS PENDOPO IPP SUMEDANG. SABTU 30 MEI 2020.: H. Idad Istidad, Ketua PC NU Kabupaten Sumedang usai acara Sosialisasi Kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) kepada Para Ulama dan Organisasi Keagamaan, Posko Gugus Tugas Pendopo IPP sumedang. Sabtu 30 Mei 2020.


SUMEDANG — H. Idad Istidad, Ketua PC NU Kabupaten Sumedang menyambut baik kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Karena itu pihaknya dari mulai PBNU Pusat hingga daerah disandingkan dengan MUI dan Pemerintah Kabupaten akan turut serta melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Ini sudah sinkron, artinya setiap detik, setiap hari. SOP-SOP dan lain sebagainya sudah disebarkan. Tetapi bagaimana pun masyarakat tetap dikasih pengertian dan sebagainya, karena masjid-masjid di daerah kami masih tetap melaksanakan Jumatan walaupun ada Corona, ini yang menjadi catatan,” ujar Idad usai acara Sosialisasi Kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) kepada Para Ulama dan Organisasi Keagamaan, Posko Gugus Tugas Pendopo IPP sumedang. Sabtu 30 Mei 2020.

Baca Juga  Kader AMS Distrik Sumedang Banyak Nyaleg, Ini Tanggapan Sekum Pusat

Untuk sekarang sebut dia, silakan menggelar Salat Jumat, hanya saja ada SOP seperti harus menjaga jarak yang harus dijalankan ummat.

”Makanya tadi ke Pak Bupati saya minta alat, handsanitizer, thermo gun, masker memang sudah punya semua. Tapi yang paling penting thermo gun. Karena masyarakat sekarang sudah sadar,” jelasnya.

Baca Juga  Relawan Doamu Esa, Galang Solidaritas #SaveCimanintin

Apalagi sebut dia, pemerintah telah memperhatikan masyarakat dengan kucuran sejumlah bantuan. Karena itu, dia mengharapkan masyarakat untuk dapat mentaati anjuran dari pemerintah. “Selama SOP dijalankan silakan. Makanya jangan terlalu lama jumatannya, jangan ada pidato-pidato. Alhamdulillah sudah tersosialisasi. Walaupun tidak maksimal semuanya,” ungkapnya.

Permintaan harus dipenuhinya alat-alat tersebut sebut Idad penting dikabulkan pemerintah, karena satu alat seperti thermo gun harganya lumayan mahal. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

H. Nurhasan Zaidi, Anggota DPR RI Fraksi PKS

Pilihan Redaksi

Pembatalan Haji Sepihak Oleh Kemenag, Nurhasan: Menag Offside!
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir

Pilihan Redaksi

Sumedang Masuk Era Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)

Pilihan Redaksi

Ketua DPD PKS Sumedang : Jangan sungkan menegur dan memberi masukan
Komisi I, II dan IV DPRD Kabupaten Sumedang, menerima Audensi dari Forum Kepemudaan AMX DPC Sumedang bersama masyarakat panday serta pihak vendor di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa 13 Oktober 2020.

SUMEDANG

Tower BTS di Panday Bermasalah, DPRD: Sebelum Izin Keluar Jangan Lakukan Pembangunan

Pilihan Redaksi

Rekonstruksi kasus pembunuhan Opik dimulai dari rumah saksi

Pilihan Redaksi

OTD Jatigede sambangi DPP PKS dan Gerindra, ini yang mereka sampaikan

DAERAH

Hmmm, warga Huntara Sakurjaya merasa rindu didatangi dewan. Kenapa ya?

Pilihan Redaksi

Sumedang Bisa Tiru Mall Pelayanan Banyuwangi