Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 26 Mei 2020 - 21:10 WIB

Pasien PDP yang Meninggal Orang Jatinunggal Dinyatakan Negatif Covid-19

Dr. Iwa Kuswaeri, Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumedang

DR. IWA KUSWAERI, JURU BICARA TIM GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENCEGAHAN COVID-19 KABUPATEN SUMEDANG DR. IWA KUSWAERI, JURU BICARA TIM GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENCEGAHAN COVID-19 KABUPATEN SUMEDANG: Dr. Iwa Kuswaeri, Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumedang


SUMEDANG – Salah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal orang Jatinunggal, dinyatakan Negatif Covid-19. Meski demikian, jenazah Ar (27) telah dimakamkan dengan protokol Covid-19 sebagai bentuk antisipatif terhadap kemungkinan yang tidak diharapkan.

Alhamdulillah, hasil Swab test yang dilakukan, dan hasilnya sudah Kami terima. Bahwa Ny Aryanti, terkonfirmasi negatif Covid-19,” kata Dr. Iwa Kuswaeri, Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, dengan keluarnya hasil ini. Harus disyukuri oleh kita semua, bahwa yang bersangkutan bukan Pasien yang terpapar Covi-19. Sehingga patut di informasikan kepada masyarakat terutama kepada keluarga dan tetangga, agar masyarakat di sana (Jatinunggal) tetap kondusif.

Baca Juga  Kantor Arsip Daerah Sumedang terus bebenah

Iwa juga menyampaikan, bahwa apa yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sumedang, telah melakukan langkah antisipatif. Namun demikian, menurut Iwa, Tim Dari Rumah Sakit dalam melakukan pemulasaraan tetap menggunakan kebiasaan Islam, seperti dimandikan dan dishalatkan. Hanya, petugasnya menggunakan APD lengkap.

“Mohon juga diluruskan, agar dapat dipahami oleh masyarakat bahwa PDP atau Pasien Dalam Pengawasan adalah Pasien yang secara klinis menunjukan gejala covid-19 tapi belum tentu positif Covid-19,” tegasnya.

Untuk dinyatakan yang bersangkutan (PDP) positif atau negatif adalah hasil test PCR atau SWAB Test. Dan, hasil SWAB test ini menbutuhkan waktu yang tidak sebentar, bahkan bisa lebih dari 4 hari.

Baca Juga  Kegiatan Keagamaan Dibatasi, Fraksi Golkar Minta Baznas Sumedang Maksimalkan Bantuan untuk Guru Ngaji

Hal ini, juga terjadi dengan Pasien-pasien lainnya. Pemerintah jangan sampai melakukan kecerobohan, atau kebobolan akibat tidak melakukan langkah antisipatif tersebut.

Lebih lanjut Iwa, menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga, masyarakat, dan pihak-pihak yang terlibat.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Sumedang, dan Tim Gugus Tugas. Saya menyampaikan duka sedalam-dalamnya kepada keluarga Almarhumah. Semoga almarhumah, husnul khotimah. Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Terima kasih juga kepada Tim RSUD, Camat Jatinunggal, Kapolsek Jatinunggal, Danramil Jatinunggal, Kepala Desa Sarimekar, dan masyarakat Sarimekar, atas bantuannya dalam proses pemulasaraan dan pemakaman saudara kita ini,” tutur Iwa. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

Bupati Sumedang Akan Pasang Free WiFi di Musas

DAERAH

Waduh, Warga OTD Jatigede Krisis Sarana Ibadah
Eka Ganjar Kurniawan selaku Kepala Bidang Sarana Prasarana pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang

PENDIDIKAN

Disdik Sumedang Usulkan Peresmian SDN Cijolang 13 Juli 2020

Pilihan Redaksi

Mau Isi BBM, Vario yang Dikemudikan Nina Tiba Tiba Terbakar depan Gerbang KUA Cimanggung

Nasional

Sekda Jabar: Prihatin Atas Insiden Yerussalem

Pilihan Redaksi

P3D Sumedang, Bidik 10 Ribu Kendaraan Tak Melakukan Daftar Ulang

Pilihan Redaksi

Bupati Inginkan Progam Kerja Kades Selaras dengan Sumedang Simpati

Pilihan Redaksi

Seleksi Calon Kades di Sumedang Berakhir Pukul 9 Malam