Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 7 Mei 2020 - 02:36 WIB

#PSBBJABAR Bupati Sumedang: Cegah Covid, Tunda Mudik Lebaran

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir melaksanakan monitoring posko check point C PSBB di perbatasan wilayah Kecamatan Ujungjaya. Rabu, 6 Mei 2020.

BUPATI SUMEDANG, H. DONY AHMAD MUNIR MELAKSANAKAN MONITORING POSKO CHECK POINT C PSBB DI PERBATASAN WILAYAH KECAMATAN UJUNGJAYA. RABU, 6 MEI 2020. BUPATI SUMEDANG, H. DONY AHMAD MUNIR MELAKSANAKAN MONITORING POSKO CHECK POINT C PSBB DI PERBATASAN WILAYAH KECAMATAN UJUNGJAYA. RABU, 6 MEI 2020.: Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir melaksanakan monitoring posko check point C PSBB di perbatasan wilayah Kecamatan Ujungjaya. Rabu, 6 Mei 2020.


SUMEDANG – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir melaksanakan monitoring posko check point C PSBB di perbatasan wilayah Kecamatan Ujungjaya. Rabu, 6 Mei 2020.

Monitoring ini dilakukan seiring dengan pemberlakuan PSBB tahap II di seluruh Jawa Barat yang sudah mulai dilaksanakan pada sejak 6 Mei 2020 hingga 19 Mei. Sebagai upaya dalam menekan penyebaran virus corona (COVID-19).

Tiba di cek poin, terpantau para petugas hadir di lapangan secara proaktif melakukan pemeriksaan  terhadap kendaraan yang melintas. Para pengendara, baik sepeda motor maupun mobil dilakukan cek kesehatan, jumlah penumpang dan diminta menunjukkan kartu identitas, dokumen kendaraan, asal tujuan dan lokasi yang dituju.

Baca Juga  Eka-Agung Absen di Acara Rekonsiliasi Pasca Pilkada Sumedang

Bupati Dony mengatakan, pemberlakuan PSBB tahap II, penjagaan pintu masuk diperbatasan harus lebih diperketat lagi. Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan untuk menghalau lonjakan para pemudik yang melakukan perjalanan masuk dan keluar Sumedang.

“PSBB ini berhasil kalau kita bisa menghalau pemudik. Strategi kita menghalau pemudik dengan PSBB berarti harus ketat. Perbanyak penjagaan, jaga pemudik jangan sampai masuk dan hadirkan petugas ada dijalan,” ungkapnya.

Baca Juga  Hadeeqa Musik Hadir di Gurawil Café

Dikatakan Bupati, solusi tidak mudik atau menunda mudik lebaran menjadi solusi terbaik yang saat ini bisa diambil guna mencegah penyebaran virus corona. Imbauan itu, demi kebaikan bersama. Pasalnya warga pemudik yang datang dari daerah terjangkit berisiko melakukan penularan di kampung halamannya.

Ditegaskannya, kalaupun sudah ada warganya yang sudah terlanjur mudik, pihaknya sudah menyiapkan ruangan isolasi. Para pemudik dari luar daerah akan dipantau dan diisolasi selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). *HUMAS SETDA SUMEDANG*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Rakorwil Timur Utara Bahas Kerjasama

BISNIS

Harga Eceran Telur Ayam di Sumedang Rp 24 Ribu Per Kilogram

Pilihan Redaksi

Cat Tihang Umbul Umbul Sambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Sang Jurnalis Ini Wafat

DAERAH

Diduga akibat Jatigede ada retakan di Dusun Warung Peuteuy, Polisi imbau warga waspada

Pilihan Redaksi

Ini Drawing Grup Babak Penyisihan LCC Kepemiluan

Pilihan Redaksi

SAVE JATIGEDE, Petisi untuk Presiden Jokowi

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Selamat, Enam Ratus CPNS Dikukuhkan Jadi PNS

Pilihan Redaksi

Unras Tol Cipali Berakhir Bentrok