Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 29 Mei 2020 - 21:58 WIB

Sumedang Masuk Era Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir

BUPATI SUMEDANG, DONY AHMAD MUNIR: Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir


SUMEDANG — Setelah melalui perjalanan berliku akhirnya Kabupaten Sumedang memutuskan keluar dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mulai tanggal 30 Mei 2020 masuk ke era new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Alhamdulillah setelah melalui pertimbangan yang cermat, mulai tanggal 30 Mei 2020 Kabupaten Sumedang akan melaksanakan AKB. Namun efektifnya dimulai tanggal 2 Juni 2020. Tanggal 30 dan 31 Mei serta 1 Juni, kita manfaatkan untuk kegiatan sosialisasi, intermediasi perizinan dan simulasi. Aktivitas yang akan dibuka paling duluan adalah rumah ibadah (mesjid),” ungkap Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang. Jum’at (29/5).

Kabupaten Sumedang menetapkan pelaksanaan AKB berdasarkan pertimbangan yang komprehensif, mulai dari kajian normatif berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, empiris yakni berdasarkan evaluasi praktis di lapangan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, serta akademik berdasarkan kajian para pakar dari ITB dan Unpad.

Baca Juga  BLK Sumedang Jemput Bola Latihan Warga OTD Jatigede

Dijelaskan lebih lanjut, sesuai hasil evaluasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sumedang bersama 14 kabupaten lain di Jawa Barat masuk pada level 2 atau moderat. Artinya kabupaten yang masuk zona ini bisa keluar dari PSBB dan melaksanakan physical distancing melalui AKB.

“Tadi sore saat video conference dengan Pak Gubernur, Kabupaten Sumedang direkomendasikan untuk melaksanakan AKB, dengan pola penerapan protokol kesehatan yang ketat karena masih belum aman dari ancaman Covid-19,” ucap Dony.

Sehari sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang sudah melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan PSBB. Secara umum berjalan baik dan ada peningkatan score, tapi belum signifikan. Karena itu disarankan apabila mau keluar dari PSBB dan masuk ke AKB, harus dilakukan secara hati-hati dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga  Lagi, Dua Mayat Ditemukan di Jatigede Sulit Diidentifikasi

Dari hasil evaluasi dimaksud, score pelaksanaan PSBB Kabupaten Sumedang tahap 3 mencapai 69,23. Adapun tahap 2 sebelumnya 65,99. Di sisi lain berdasarkan analisis pakar, angka reproduksi Covid-19 Kabupaten Sumedang 0,913. Sedangkan indeks transmisinya masih di angka 41 persen.

“Kalau melihat data tersebut, Sumedang termasuk moderat tapi belum aman. Untuk itu saya minta, di era AKB ini semua warga masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan dan biasakan berperilaku hidup bersih dan sehat,” pungkas Dony. (Humas/Sumedang)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman

Pilihan Redaksi

Jelang Kurban, Kadis Peternakan: Pasar Hewan Ditutup, Pembelian Cukup Online

DAERAH

1.078 Peserta BPJS di Sumedang, dihapus

SUMEDANG

Wabup: Pemuda Sumedang Harus Jadi Pelopor

Pilihan Redaksi

Peternak Ujungjaya Dapat Bantuan Teknologi Pengolah Pakan

Pilihan Redaksi

Agus Sebut Tanah Cimanintin Seperti Bergoyang-goyang
Sejumlah pekerja tengah membangun jalan poros penghubung RW 02 dan RW 05 Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara, Senin 12 Oktober 2020.

SUMEDANG

Geliatkan Ekonomi Warga, Kelurahan Talun Bangun Jalan Poros Antar RW

SUMEDANG

Kasatpol PP Sebut Gempurs Rusak Barang Milik Pemerintah

Pilihan Redaksi

Ratusan Ormas di Sumedang Terdeteksi Tak Aktif