Home / SUMEDANG

Senin, 8 Juni 2020 - 17:12 WIB

Bupati Sumedang Imbau Pekerja Dirumahkan Tunggu Kebijakan Menteri

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat beraudensi dengn serikat buruh di Kabupaten Sumedang. Senin, 8 Juni 2020.

ISTIMEWA/HUMAS SETDA SUMEDANG GELAR AUDENSI: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat beraudensi dengn serikat buruh di Kabupaten Sumedang. Senin, 8 Juni 2020.


SUMEDANG — Di hadapan perwakilan serikat buruh Kabupaten Sumedang. Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir mengimbau para pekerja/buruh di Kabupaten Sumedang agar menunggu keluarnya kebijakan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI mengenai dipekerjakannya kembali buruh yang dirumahkan.

“Dampak pandemi Covid-19 diantaranya para pekerja di sektor industri tak sedikit yang dirumahkan. Siang tadi perwakilan buruh dari kawasan industri Jatinangor dan Cimanggung datang ke Pemkab Sumedang dan saya terima di ruang Cakrabuana Kawasan Pusat Pemerintahan,” ujar Bupati di hadapan para perwakilan serikat buruh Kabupaten Sumedang saat beraudiensi di Ruang Cakrabuana IPP. Senin, 8 Juni 2020.

Baca Juga  Ketua Bhayangkari Cabang Sumedang Lala Hartoyo Jenguk Pengidap Diabetes

Lebih lanjut dia menyebutkan, mereka yang dirumahkan mempertanyakan kapan bisa bekerja kembali. Sampai saat ini pemerintah daerah masih menunggu kebijakan dari Kementrian Ketenagakerjaan RI, perihal kapan mereka akan bekerja kembali.

“Pemkab Sumedang terus berupaya memulihkan ekonomi Sumedang. Untuk menangani dampak ekonomi akibat Covid, pemerintah memberikan bantuan tunai bagi warga yang terdampak dan terdata. Saat ini proses penyaluran bansos terus berjalan yang berasal dari pemerintah pusat, pemprov, pemkab dan pemerintahan desa,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Asep Sudrajat, agar para buruh didata untuk ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial dengan Seksi Logistik Gugus Tugas. Bupati juga berharap para buruh Kabupaten Sumedang agar menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan secara efektif terutama saat mulai bekerja kembali.

Baca Juga  Desa Rancamulya Kembali Salurkan BST PKH Melalui PT POS dan Bulog

“Karyawan yang merupakan warga dan berdomisili di Sumedang juga mendapat bansos. Karyawan yang terdampak dan belum mendapat bantuan bisa membuat pengaduan ke posko pengadian yang sudah disiapkan pemerintah. Disnakertrans juga diminta melakukan pendataan,” pungkas dia. *HUMAS*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin

Pilihan Redaksi

Pencairan Ganti Rugi Jatigede yang Inkrah PN Sumedang Mulai Dibayar

Pilihan Redaksi

Sabtu Ini Alun-Alun Sumedang Dibuka, Satpol PP Disibukan Buka Sekat
Pengecoran jalan dilakukan dalam rangka Pra TMMD ke-110 Kodim 0610/ Sumedang di Dusun Cilutung Desa Kertamukti Kecamatan Tanjungmedar, Minggu 28 Februari 2021.

Pilihan Redaksi

TNI dan Warga Kertamukti Gotong Royong Sukseskan Pra TMMD ke-110

KESEHATAN

Dinkes Sumedang Gelar Baksos Go To School
Kendaraan yang nomor polisinya tidak sama dengan program Ganjil Genap di putar balik oleh pihak kepolisian. Penutupan jalan dan pemberlakuan ganjil genap dimulai dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, pukul 06:00 hingga 20:00 WIB, dan setelah jam tersebut ruas jalan ditutup hinggal pukul 06:00 WIB.

Pilihan Redaksi

Ganjil Genap, Satgas Covid-19 Sumedang: Netizen Diminta Arif dan Bijaksana

SUMEDANG

Niat Jaring Ikan Malah Temukan Mayat di Kebun Dekat Jembatan Dano Sumedang
Ketua RT 01 RW 18, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Wawan,

Pilihan Redaksi

Ketua RT: Harusnya Ada Klasifikasi Penerima Bantuan Terkena Dampak Corona
Dr. Iwa Kuswaeri, Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumedang

Pilihan Redaksi

Pasien PDP yang Meninggal Orang Jatinunggal Dinyatakan Negatif Covid-19