Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Lampu PJU Mati, Dishub: Silakan Lapor Melalui Aplikasi Sippujaan

Penulis: IWAN RAHMAT | Editor: Fitriyani Gunawan
Lampu-lampu PJU yang dibuat oleh Satker Jatigede di Jembatan Cinta, Kecamatan Wado Sumedang, hanya tinggal tihang. Sementara lampu dan material sollarcell nya sudah raib. Hingga tiap malam lokasi tersebut gelap. Kamis, 11 Juni 2020.
Lampu-lampu PJU yang dibuat oleh Satker Jatigede di Jembatan Cinta, Kecamatan Wado Sumedang, hanya tinggal tihang. Sementara lampu dan material sollarcell nya sudah raib. Hingga tiap malam lokasi tersebut gelap. Kamis, 11 Juni 2020. | FOTO: iwan rahmat/sumedangonline

SUMEDANG — Banyak keluhan berkaitan dengan matinya sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Sumedang, sebut saja di Jembatan Cinta, Kecamatan Wado.

Menurut Plt. Kepala UPTD PJU pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang Sumedang, Andhy Merdian, jika ada PJU yang mati silakan laporkan ke Dinas Perhubungan bagian PJU.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kita punya aplikasi namanya Sippujaan itu bisa di download. Itu berbasis android tempat PJU padam. Itu nanti di shareloc ke kita. Nah nanti masuk ke aplikasi admin, kita nanti tinjau ke sana,” jelas Andhy Merdian pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya. Kamis, 11 Juni 2020.

Baca Juga  Di Sumedang Akan Ada Kereta Gantung antar Gunung

Karena menurut Andy banyak faktor yang menyebabkan PJU mati diantaranya kondisi jaringa, lingkungan, terkena petir atau karena usia ekonomisnya sudah habis. ”Masyarakat bisa lapor kalau ada PJU yang mati, nanti kita cek kemungkinanya apa nanti bisa di tangani langsung atau kita harus menunggu material sampai material itu tersedia,” ungkapnya.

Baca Juga  Sambut HUT Bhayangkara TNI-POLRI Sinergis dengan Pemda Wujudkan Satu Juta Suntikan Vaksin Covid-19

Sementara untuk PJU di jembatan Cinta sejauh ini sebut Andy belum ada laporan yang masuk. Pantauan SUMEDANG ONLINE, matinya lampu PJU di lokasi tersebut diduga karena adanya pencurian material PJU yang bersumber dari energi matahari.

“Untuk yang tenaga surya ada kemungkina seperti itu (pencurian). Yang listrik dari PLN, kami hanya menemukan beberapa kali pencurian dan pencuriannya pun pencurian kabel. Kita pernah di Cadas Pangeran hampir satu kilo setengah itu hilang dan di sana padam total karena jaringan listriknya di ambil. Jadi yang bersumper dari PLN mah kecil kemungkinan pencurian paling perusakan,” tandasnya.

Baca Juga  Ini Tiga Opsi Cara Pembuatan KTP untuk OTD Jatigede

Selain itu sebut dia, kewenangan untuk pemeliharaan lampu PJU di Jembatan Cinta masih kewenangan Satker Jatigede karena belum dilakukan serahterima ke Pemda Kabupaten Sumedang. *IWAN RAHMAT*

Tinggalkan Balasan