Home / PENDIDIKAN / Pilihan Redaksi

Rabu, 3 Juni 2020 - 10:37 WIB

Nomor KK Tak Valid Saat PPDB, Panitia SMKN 1 Sumedang Sarankan Perbaiki Data Kependudukan

Ketua PPDB SMKN 1 Sumedang, Nono Sujana

KETUA PPDB SMKN 1 SUMEDANG, NONO SUJANA KETUA PPDB SMKN 1 SUMEDANG, NONO SUJANA: Ketua PPDB SMKN 1 Sumedang, Nono Sujana


SUMEDANG — Pendataran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online mengharuskan siswa memasukan nomor Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sayangnya, masih ada nomor KK yang ditolak oleh sistem.

“Ada beberapa guru yang mempermasalahkan sering ditolak itu, terutama saat verifikasi untuk KK. Kemarin saja kita dari SMP 5 ada empat siswa nomor KK nya oleh sistem ditolak. Jadi memang secara onlen karena untuk PPDB sekarang KK dan NIK nya itu disinkronkan dengan data kependudukan. Pada saat datanya tidak sesuai, oleh sistem PPDB ditolak. Jadi kami menyarankan harus pihak sekolah, atau pihak mandiri orang tua untuk memperbaiki dulu data KK nya ke Dinas Kependudukan,” ujar Ketua PPDB SMKN 1 Sumedang, Nono Sujana pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya. Rabu, 3 Juni 2020.

Baca Juga  Ini yang Akan Dilakukan Dony-Erwan Pasca Dilantik

Sementara itu karena PPDB untuk SMK baru dibuka untuk gelombang I 8-12 Juni 2020 dan gelombang II 25 Juni-1 Juli 2020. Panitia PPDB SMKN 1 Sumedang hingga saat uni masih melakukan persiapan-persiapan awal.

“Intinya PPDB sekarang lebih berfokus persiapan di SMP terlebih dahulu, terutama dalam pembuatan user dan password serta pengisian input rapor dan upload dokumen khusus. Jadi untuk di SMKN 1 Sumedang kita dari panitia, hanya mempersiapkan membantu, dan ada juga tim relawan dari SMKN 1 Sumedang untuk para pendaftar yang memang sekolahnya mandiri atau tidak bisa atau terkendala apakah dengan fasilitas atau dari jaringannya,” jelasnya.

Dikatakan dia, semua pendaftaran saat ini dilakukan secara online baik oleh sekolah maupun dilakukan secara mandiri oleh pendaftar itu sendiri. Namun khusus untuk SMKN 1 Sumedang, pihaknya telah mempersiapkan fasilitas jika ada yang mendaftar langsung ke sekolah.

Baca Juga  Dihadapan Komisi X DPR RI, Bupati Sampaikan Komitmen Sumedang Jadi Kabupaten Pariwisata

“Kami dari panitia SMKN 1 Sumedang membantu para pendaftar yang ingin langsung datang ke sini atau yang memang terkendala masalah jaringan. Kita menyediakan fasilitas laptop, jaringan, kita entry kan kalau memang ada pendaftaran yang sudah datang ke SMKN 1 Sumedang,” ungkapnya.

Disinggung apakah ada zonasi untuk SMK, Nono memastikan tak ada zonasi. Zonasi hanya akan digunakan pada saat siswa telah lolos dokumen. “Jadi tidak secara khusus, jalur zonasi itu tidak ada di SMK,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnye, A. Beni Triyadie selaku Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang untuk permasalahan NIK/KK tak valid harus dilakukan konsolidasi secara manual ke Disdukcapil Sumedang.  *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

Jadi Pillot Project Kopi, SMK PPN Merasa Bernostalgia
Barang yang diduga mortir ditemukan warga.

Pilihan Redaksi

Warga Cikalong Landeuh, Tanjungkerta Temukan Mortir
Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan, didampingi jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang melakukan sosialisasi dan simulasi pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di wilayah Jatinangor. Senin (1/6/2020).

Pilihan Redaksi

Wabup Sumedang: AKB Minta Dijalankan dengan Baik

Pilihan Redaksi

Menpora Lakukan MoU dengan Mendes PDTT

Pilihan Redaksi

Sebuah Motor Terbakar di Sekitar KUA Cimanggung

Pilihan Redaksi

Ara Apresiasi Regenerasi Seniman di Sumedang
Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Panen Raya Padi di Desa Guwa Lor, Kabupaten Cirebon, Sabtu 10 Oktober 2020.

Pilihan Redaksi

Wagub Jabar Ikut Panen Raya Padi di Kabupaten Cirebon

PENDIDIKAN

Hari Ini Mulai Pendaftaran PPDB Jalur Nilai Hasil UN