Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 11 Jul 2020 03:54 WIB ·

Kapan Pelaksanaan Pilkades Serentak di Sumedang Bisa Digelar, Ini Jawaban Kabid Pemdes

REPORTER: IWAN RAHMAT | EDITOR: FITRIYANI GUNAWAN

Kadis PMD didampingi Kabid Pemdes saat memberikan pengarahan kepada Kasie pem Kecamatan terkait pelaksanaan Pilkades serentak.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE BERI PENJELASAN: Kadis PMD didampingi Kabid Pemdes saat memberikan pengarahan kepada Kasie pem Kecamatan terkait pelaksanaan Pilkades serentak.

SUMEDANG, SO — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang telah melakukan beberapa kali kajian dengan berbagai leading sektor berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa di  Kabupaten Sumedang di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019. Setelah sebelumnya Kementerian Dalam Negeri menangguhkan Pilkades lantaran disinyalir berpotensi adanya kerumunan massa.

Namun dikatakan H. Nuryadin selaku Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang hingga saat ini belum ada kejelasan sampai kapan dimundurkannya waktu pelaksaan Pilkades serentak.

“Berarti belum ada kepastian kan. Kami harus tetap bekerja untuk mencapai kepastian itu. Makanya, kami di daerah tidak tinggal diam tetap mengkaji. Andaikata ini tetap dilaksanakan, konsekuensinya apa-apa saja yang harus kita siapkan. Yang sudah barangtentu berdasarkan informasi awal, kami sudah berkirim surat ke Depgdari untuk menginformasikan bahwa Sumedang ingin melanjutkan tahapan,” ujar Nuryadin pada SUMEDANGONLINE di ruang kerjanya. Jumat, 10 Juli 2020.

Baca Juga  Perpanjangan tanggap darurat tergantung besok

Sayangnya hingga saat ini dikatakan dia, belum ada jawaban secara resmi daripihak Kemendagri tersebut. “Kelihatannya masih dikaji di Jakarta juga, tapi tetep di sini. Karena sinyalemen awalnya dari Depdagri, silakan melaksanakan asal sesuai dengan protokol kesehatan. Tapi secara resmi sampai saat ini belum ada. Tapi sinyalemen itu sudah kami terima melalui obrolan lisan, sehingga tinggal menunggu surat resminya saja,” jelasnya.

Lebih lanjut sebut dia, jika kemungkinan besar akan melanjutkan tahapan Pilkades Serentak maka harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Ditambah dengan hal yang sifatnya teknis. Kalau dulu pelaksanaan Pilkades itu dengan jadwal ke masyarakat itu. Misalkan satu dusun jam 07.00-12.00, kita coba nanti di jadwal. Misalkan RT ini mah jam 9, dalam rangka kerumunan massa tidak terlalu banyak. RT 2 jam 10, RT 3 jam 11 misalkan, sampai nanti akhir. Dan disarankan kita buat aturan mainnya bahwa setelah mencoblos itu harus pulang, karena tidak boleh ada kerumunan massa. Itu langkah teknis,” bebernya.

Baca Juga  Wabup Janji Akan Bangun Lapang Sepakbola di Mandalaherang

Selain itu ada langkah teknis selanjutnya, dengan memekarkan Tempat Pemungutan Suara ((TPS). Dia menyontohkan satu TPS bisa mencapai seribu lebih di mekarkan menjadi dua, tiga asumsi. TPS Maksimal seribu, TPS Maksimal 700, TPS Maksimal 500.

“Karena nanti konsekuensinya kebiaya kan. Semakin kecil pembagiannya biaya semakin besar, dengan TPS tetap saja kita akan menambah biaya karena anggaran yang kemarin, tidak mencangkup anggaran protokol kesehatan,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Resmikan Rumah Aman Simpati Adhyaksa di Kabupaten Sumedang

19 Januari 2022 - 21:40 WIB

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.

Bupati Sumedang Minta Pengurus Baru dapat Memajukan IWAPI

19 Januari 2022 - 21:31 WIB

Pelantikan Ketua dan Dewan Pengurus Cabang IKatan Wanita Pengusaha Indonesia Kabupaten Sumedang Periode 2021-2026 dihadiri sekaligus memberikan sambutan dan pengarahan oleh Bupati Sumedang. Bertempat, di Gedung Negara Sumedang.

Keraton Sumedang Larang Imbau Ketum PDI Perjuang Berikan Sanksi Tegas pada Atreria Dahlan

19 Januari 2022 - 21:21 WIB

H.R.I Lukman Soemadisoeria selaku PYM Sri Radya Karaton SUmedang Larang saat menyampaikan sikap Keraton Sumedang Larang atas pernyataan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan yang meminta Kajati Jabar untuk dipecat karena menggunakan bahasa Sunda.

Jelang Porprov XIV Jawa Barat, KONI Sumedang Gelar Evaluasi Program Kerja

18 Januari 2022 - 17:43 WIB

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan rapat kerja daerah (rakerda) yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center, dihadiri jajaram pengurus Koni Sumedang dan perwakilan cabor yang berada dibawah Koni Kab Sumedang. Selasa (18/01/2022)

Tanpa Biaya Miliaran, Kompepar Golempang Bangun Landasan Pacu Paralayang

18 Januari 2022 - 01:19 WIB

Alat berat yang digunakan untuk meratakan kawasan pacu paralayang di Puncak Gunung Golempang, Desa Darmaraja, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

Pemda Sumedang Bantu Kelompok Tani di Desa Rancakalong

11 Januari 2022 - 19:03 WIB

Kelompok Pemuda Tani Putra Mandiri dan Kelompok Wanita Tani Hanjuang Bungur Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang mendapat bantuan sarana produksi pertandi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Sealsa, 11 Januari 2022.
Trending di SUMEDANG