Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 14 Juli 2020 - 17:40 WIB

Kecewa, Jumlah Kuota BLT Kabupaten Sumedang Berkurang

Pembagian bantuan langsung tunai di Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Selasa, 14 Juli 2020.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE SERAHKAN BANTUAN: Pembagian bantuan langsung tunai di Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Selasa, 14 Juli 2020.


SUMEDANG, SO — Bantuan langsung tunai berasal dari APBD Kabupaten Sumedang menuai kekecewaan sejumlah penerima manfaat seperti dirasakan warga di Desa Citimun Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Hal itu lantaran jumlah kuota penerima manfaat berkurang.

Kepala Desa Citimun Dadan membenarkan hal itu, menurut dia jumlah penerima manfaat berdasarkan data yang ada dipihaknya sebanyak 23 kepala keluarga. Namun, setelah diverifikasi ternyata ada lima orang sudah menerima pos bantuan yang lain.

“Sehingga sekarang realisasinya hanya 18 orang dari bantuan BLT Kabupaten,” ungkap Dadan pada SUMEDANGONLINE di ruang kerjanya.

Baca Juga  Warga Gelar Istigasah Akbar Tolak Rencana Geothermal Gunung Tampomas

Kepala Desa mengaku kecewa lantaran dari data sebelumnya di tahap pertama, mereka mengajukan 31 penerima, namun dicoret delapan orang, sehingga jumlahnya menjadi 23 penerima. Padahal sebutnya, yang depalan orang itu layak. Justru yang menerima bantuan dari post lain, malah masuk ke data yang 23 penerima, yang kemudian dikurangi kembali.

“Setelah saya nilai, setelah saya datangi ternyata yang delapan orang itu sangat layak menerima. Sementara dari data 23 orang, lima orang yang pernah menerima dari pos bantuan yang lain malah tercantum. Tapi hari ini, yang lima orang itu tidak saya undang karena sudah menerima dari bantuan yang lain” jelasnya.

Baca Juga  Ssst Diduga Sisa Anggaran dari Konsumen PDAM Cimalaka Dijadikan Bancakan

Dia berharap dengan adanya kejadian ini, menjadi bahan bagi pemerintah kabupaten untuk bagaimana mencari solusi menghadapi delapan orang yang biasa menerima di tahap satu, sekarang menjadi tidak, dan tidak menerima dari pos yang lain, padahal mereka itu layak.

“Nah sekarang menjadi masalah bagi desa, nah itu. Jadi bukan masalah covid, jadi masalah bansos,” ungkapnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

DAERAH

Diduga akibat Jatigede ada retakan di Dusun Warung Peuteuy, Polisi imbau warga waspada

Pilihan Redaksi

Lakukan Pendataan, Petugas Penelusur Ranmor Akan Datangi Rumah Langsung

Pilihan Redaksi

Yonif 301/PKS bantu pengamanan saat Unras Damai 411

Pilihan Redaksi

PPS Desa Wado Woro-woro Agar Tidak Golput

Pilihan Redaksi

Bahaya, Ada Tiga Titik Jalan Amblas di Jaling Timur Jatigede

BISNIS

Mantan Menteri Ini Bilang Pengangguran di Indonesia Masih Tinggi

Pilihan Redaksi

Kualitas Beras BPNT Dinilai Makin Bagus

Pilihan Redaksi

Peserta Tari Umbul Kolosal Memilih Menginap di Lokasi