Home / KESEHATAN / Pilihan Redaksi

Kamis, 2 Juli 2020 - 21:15 WIB

Pandemi Corona, STIKes Sebelas April Sumedang Lakukan PMB Secara Daring

Ketua STIKes Sebelas April Sumedang, Sutisna, teknisnya untuk penerimaan calon mahasiswa baru itu pihaknya masih menginduk ke penerimaan mahasiswa baru (PMB) Pusat yang di Pusatkan di Kampus Lama Jalan Angkrek Sumedang.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE PMB DARING: Ketua STIKes Sebelas April Sumedang, Sutisna, teknisnya untuk penerimaan calon mahasiswa baru itu pihaknya masih menginduk ke penerimaan mahasiswa baru (PMB) Pusat yang di Pusatkan di Kampus Lama Jalan Angkrek Sumedang.


SUMEDANG, SO — Imbas dari adanya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Penerimaan Calon Mahasiswa Baru di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sumedang, menggunakan sistem daring (online).

Dikatakan Ketua STIKes Sebelas April Sumedang, Sutisna, teknisnya untuk penerimaan calon mahasiswa baru itu pihaknya masih menginduk ke penerimaan mahasiswa baru (PMB) Pusat yang di Pusatkan di Kampus Lama Jalan Angkrek Sumedang.

“Dan untuk pendaftaran, karena di tahun sekarang kita sedang terkena musibah pandemi Corona. Jadi mahasiswa yang melanjutkan kuliah ke STIkes Sebelas April Sumedang itu melalui daring. Dan kita sudah sediakan. Di STIKes Sebelas April Sumedang ada Dua Prodi (Program Studi, Red.), yaitu Ilmu Kesehatan Masyarakat, dan Ilmu Keperawatan serta Program Profesi Ners,” ungkap Sutisna pada SUMEDANGONLINE. Kamis, 2 Juli 2020.

Baca Juga  Bupati Sumedang, minta data korban bencana yang valid

Meski tak ada batasan kuota, namun untuk menjaga kualitas pendidikan dan disesuaikan dengan sarana prasarana yang ada pihaknya membatasi masing-masing Prodi hanya untuk menampung tiga kelas.

“Kalau di swasta itu kan, lebih banyak mahasiswanya lebih bagus. Tapi kita melihat sarana prasarana, termasuk kualitas. Saya ingin kualitas yang lebih bagus, jadi mungkin, kita hanya menerima tiga kelas-tiga kelas. Kapasitas satu kelasnya sebanyak tiga puluh orang,” jelas dia.

Lanjut dia, jumlah pendaftar sementara yang sudah melakukan pendaftaran melalui daring sebanyak 98 orang. Dia berharap setelah adanya PMB Negeri, akan meningkat lagi jumlahnya.

“Kami promosi bagi masyarakat Sumedang khususnya bagi yang mau sekolah kesehatan tidak perlu jauh-jauh. Bahkan kita pun di sini ada beasiswa. Baik itu Beasiswa bagi orang yang kurang mampu, maupun Beasiswa bagi yang berprestasi,” bebernya.

Baca Juga  Longsor Haurpakpak ancam tihang listrik

Sutisna menyebutkan, fasilitas yang mereka sediakan diantaranya ruang kelas ber AC, laboratorium  keperawatan, kesehatan masyarakat. “Dan untuk di laboratorium di lapangan kita sudah kerjasama dengan Rumah Sakit Sumedang, Rumah Sakit Ciremai Cirebon, Rumah Sakit Jiwa. Karena ada khusus praktik jiwa. Nanti kalau sudah tes yakni di Rumah Sakit Jiwa Provinsi yang ada di Cisarua. Termasuk juga untuk di lapangan praktik komunitas, kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan di Puskesmas. Jadi bagi mahasiswa yang sekolah di STIKes karena sudah Rumah Sakit semakin banyak, termasuk peluang kerja ke Luar Negeri yakni ke Jepang,” pungkas dia. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Petugas medis menggunakan APD tengah mengambil sampel lendir untuk proses swab test yang dilakukan kepada 25 orang asal Kecamatan Ganeas di halaman Puskesmas Ganeas, Sabtu (5/9/2020).

Pilihan Redaksi

25 Warga Kecamatan Ganeas Termasuk Camat, Jalani Swab Test

OLAHRAGA

Menpora Sambut Timnas dengan Pengalungan Bunga dan Pastikan Bonus Ada

Pilihan Redaksi

Balap Sepeda Kawinkan Medali Emas, Ini Tanggapan Wabup Sumedang

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Rampungkan 3 Putaran Pertemuan Bisnis di Osaka Jepang

Pilihan Redaksi

Hujan intensitas tinggi, tanggul irigasi di Cikiray jebol

Nasional

Sedang berlangsung di Kemenpora, wawancara online pemilihan pemuda kreatif

PENDIDIKAN

Lepas Sambut Kepsek SMPN 1 Sumedang, Edeng Berharap Jadi Sekolah Jawara

Persib Aing

Halodoc Beri Dukungan untuk PERSIB