Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Rabu, 8 Juli 2020 - 20:05 WIB

Patok Batas Sumedang Diklaim Milik Indramayu, Kades Ciawitali Minta Bupati Turun Tangan

Perangkat Desa Ciawitali, BPD, Babinsa, Bhabinkamtimbas saat melakukan invetarisir patok-patok yang diakui oleh Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

ISTIMEWA DIKLAIM ORANG LAIN: Perangkat Desa Ciawitali, BPD, Babinsa, Bhabinkamtimbas saat melakukan invetarisir patok-patok yang diakui oleh Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.


SUMEDANG, SO — Di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019. Muncul permasalahan baru di perbatasan Kabupaten Sumedang-Indramayu. Patok yang sudah ada sejak zaman Belanda, beberapa waktu lalu diakui milik Kabupaten Indramayu.

“Hasil inventarisir, letak patok-patok itu masih ada. Batas antara Kabupaten Sumedang-Indramayu. Patok aslinya, yang memang sudah ada sejak zaman dahulu. Sejak zaman Belanda juga, asli patok itu sebagai batas. Tapi sekarang diakui oleh Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Indramayu,” ujar Kepala Desa Ciawitali, Fathurrohim saat dihubungi SUMEDANGONLINE melalui sambungan telepon.

Baca Juga  Jalan Haurpakpak Surian Putus, PU: Tiga Bulan Lagi Bisa Dilalui

Karena itu sebut dia, pihaknya bersama perangkat desa, BPD, Babinsa, Babinkamtimbas melakukan invetarisir patok-patok yang diakui oleh Desa Sanca tersebut. ”Maka saya atasnama kepala desa  Ciawitali akan merebut kembali tanah tersebut. Kami akui Desa Ciawitali belum punya peta batas patok mulai dari Garunggang, Cili sampai Gadung. Kami berharap, kami punya peta dan tanah tersebut harus kembali masuk Desa Ciawitali teurtama peta batas dengan Indramayu,” tandasnya.

Baca Juga  Wawasan kebangsaan di SD minim siswa

Untuk menghindari konflik horizontal dia pun berharap Bupati Sumedang untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut bersama dengan Bupati Indramayu.

“Kita sudah berupaya guna menyelesaikan masalah perbatasan ini, tapi kami juga harap Bupati Sumedang dapat menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai ada konflik Horizontal,” pungkas dia. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Kodim 0610/Sumedang Gelar Reboisasi Kawasan Margawindu

Pilihan Redaksi

Yogie dilantik Ketua AMS Sumedang

Pilihan Redaksi

Masak Bubur Kacang, Rumah Wawan Ludes Terbakar

Pilihan Redaksi

Dewan Sebut Banyak Galian C di Sumedang Izinnya Bodong

Pilihan Redaksi

5.435 penari umbul pecahkan rekor ORI

FEATURE & OPINI

Musda KNPI Sumedang: Antara Citra dan Karya
Sejumlah pekerja tengah membuat area jogging track di Tahura Gunung Palasari Sumedang, Kamis 5 November 2020.

SUMEDANG

Tahura Gunung Palasari Segera Miliki Area Jogging Track

Pilihan Redaksi

Masyarakat Sumedang Diminta Sabar, Tunggu Hasil Penghitungan Akhir KPU