Home / SUMEDANG

Kamis, 16 Juli 2020 - 08:27 WIB

Saptol PP Sumedang Kembali Wacanakan Tertibkan KJA & KJT di Jatigede

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang kemabli melakukan koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan dari para perwakilan kelompok jaring apung yang berada di Dusun Lontong, Blok Jemah, Kecamatan Jatigede.

ISTIMEWA RENCANA PENERTIBAN: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang kemabli melakukan koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan dari para perwakilan kelompok jaring apung yang berada di Dusun Lontong, Blok Jemah, Kecamatan Jatigede.


SUMEDANG, SO — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang kembali melakukan koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dari para perwakilan kelompok jaring apung yang ada di Dusun Lontong, Blok Jemah, Kecamatan Jatigede.

Menurut Kepala Bidang Penegakan Perundang Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Sumedang, Deni Hanafiah menyebutkan kegiatan Pulbaket dan koordinasi dengan para kelompok kecil jaring apung itu untuk persiapan rencana penertiban KJA & KJT di wilayah Bendungan Jatigede.

“Iya, pada hari Rabu kemarin, tanggal 15 Juli 2020, sekira pukul 13.00 WIB. Kami telah melaksanakan Pulbaket dan koordinasi terkait dengan rencana giat penertiban KJA & KJT di Wilayah Bendungan Jatigede, giat dipimpin oleh Kepala Bidang PPUD dan diikuti oleh empat orang anggota tim kelongwewe SATPOL PP Kabupaten Sumedang,” ujar Deni Hanafiah pada SUMEDANGONLINE. Kamis, 16 Juli 2020.

Baca Juga  SK PSBB Keluar, Sumedang Persiapkan Juklak Juknis Pelaksanaan

Dikatakan dia, kegiatan yang berlangsung hingga pukul Lima sore itu diterima perwakilan kelompok Jaring Apung yang berada di Dusun Lontong. Menurutnya, dari hasil pertemuan tersebut para pemilik KJA maupun KJT mendukung segala bentuk kebijakan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang atau pun kebijakan dari Pemerintah Pusat, asalkan ada jaminan penghidupan dari Pemerintah.

Disebutkan dia, jumlah kelompok yang ada di kawasan Lontong sebanyak Empat kelompok, dengan jumlah  pekerja sebanyak 12 orang. Dan tiap anggota mempunyai jaring apung antara 2-3 Jaring apung, dengan jumlah total sekitar -/+ 40 kolam. Dengan masa ternak ikan selama 2-5 bulan.

Baca Juga  PSBB, Tak Pandang Bulu Anggota Dewan Sumedang Ini Pun Diperiksa Petugas

Dikatakan Deni, rencana giat penertiban KJA & KJT merupakan Panegakkan PERDA Kabupaten Sumedang Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumedang.

Sementara itu dalam pertemuan tersebut perwakilan kelompok, Dede Rohendi mengaku pihaknya akan bersifat kooperatif dan mendukung penuh apabila diberikan penghidupan yang layak oleh pemerintah. Apalagi mereka merupakan warga terdampak Jatigede.

“Kami akan pindah mata pencaharian apabila pemerintah menyiapkan solusi yang benar-benar diterima oleh warga KJA khususnya yang terdampak jatigede,” tegas dia dalam pertemuan tersebut.

Pihaknya pun mendukung penuh dan meminta waktu untuk menyelesaikan sampai dengan masa panen. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pemerintah Desa Cimanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang tengah membangun Alun-Alun. Anggaran untuk pembangunan Ruang Terbuka Hijau tersebut bersumber dari Dana Desa Cimanggung senilai Rp640 juta.

SUMEDANG

Desa Cimanggung Sumedang Alokasikan Rp640 Juta DD untuk Bangun Alun-Alun

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Ajak Magrib Mengaji dan Salat Subuh Berjamaah, Tepat Waktu
Pendamping Desa Teknik Infrastruktur Kecamatan Sumedang Utara dan perangkat Desa Girimukti, melakukan uji petik rutilahu, Jumat 6 November 2020.

SUMEDANG

Pendamping Desa Teknik Infrastruktur Lakukan Uji Petik Rutilahu di Girimukti

Pilihan Redaksi

Pemeliharaan Gedung IPP Sumedang Serap Anggaran APBD Rp 375 Juta

SUMEDANG

Gelar Evaluasi Pelaksanaan PSBB Proporsional, Bupati Sumedang: Optimalkan Posko di Lapangan

Pilihan Redaksi

Ada kaitan dengan leluhur Sumedang, Margawati bakal dijadikan kampung adat

Pilihan Redaksi

Emil Wacanakan Pindah Ibu Kota, Wabup: Usulkan Sumedang
Peternak Madu Teuweul kebanjiran permintan madu.

Pilihan Redaksi

Wabah Covid-19 Merebak, Konsumsi Madu Teuweul Meningkat