Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Senin, 13 Juli 2020 - 19:02 WIB

Warga Jabar Tak Pakai Masker Akan Didenda Rp100-150 Ribu

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil melakukan konferensi pers di Markas Kodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (13/7/2020)

YOGI P/HUMAS JABAR TETAP BERMASKER: Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil melakukan konferensi pers di Markas Kodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (13/7/2020)


KOTA BANDUNG — Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) akan mewajibkan pemakaian masker bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang publik. Pelanggar aturan tersebut bisa dikenai denda Rp100-150 ribu atau kerja sosial.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil mengatakan, keputusan hukuman denda dikeluarkan seiring menurunnya kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan saat berkegiatan di luar rumah.

“Kami akan mendisplinkan (pakai masker), karena proses edukasi sudah dilakukan, proses teguran sudah dilakukan, sudah masuk sesuai komitmen kami, yaitu tahap ketiga, yaitu mendisiplinkan dengan denda,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam jumpa pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (13/7/2020).

Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Senin (27/7/2020). Saat ini, kata Kang Emil, pihaknya sedang mematangkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang akan menjadi payung hukum dan pengecualian dari aturan tersebut.

Baca Juga  Briptu Faizal wafat terpanggang

“Pemberlakuan dendanya akan dimulai pada 27 Juli. Selama 14 hari, kami akan memfinalisasi sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga, selama 14 hari, kami beri kesempatan kantor dan institusi mewajibkan khayalak di institusinya menggunakan masker,” ucapnya.

Kang Emil menyatakan, pemberlakuan denda tersebut bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terapkan protokol kesehatan di ruang publik. Sebab, kedisiplinan masyarakat amat penting dalam pencegahan penularan COVID-19.

“Tidak perlu ada denda asal kedisiplinan itu ada. Tapi, karena laporan dari Pak Kapolda Jabar dan kita lihat sehari-hari, banyak orang tidak menggunakan masker di tempat umum, maka opsi ketiga. Setelah edukasi, dan teguran, denda ini akan diberlakukan,” katanya.

Baca Juga  KPU Sumedang: Ini Batas Akhir Penyerahan SK Pengunduran Diri ASN Aktif

Angka reproduksi (Rt) COVID-19 di Jabar pun mengalami peningkatan menjadi 1,73. Berdasarkan data PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar) pada Senin (13/7/2020) pukul 15:41 WIB, 5.077 warga Jabar terkonfirmasi positif, 3.014 pasien positif aktif, dan 186 meninggal dunia.

Sementara jumlah pasien sembuh COVID-19 yakni 1.877. Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 11.229, selesai pengawasan 10.236 orang, dan pasien masih dalam pengawasan sebanyak 993 orang. Untuk ODP sebanyak 56.074 orang, selesai pemantauan 54.331 orang, dan masih dalam pemantauan 1.743 orang.

Guna menghambat laju infeksi COVID-19, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar mengambil langkah tegas, salah satunya memberlakukan denda kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan, meninjau pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di UPTD Puskesmas Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Rabu 10 Juni 2020.

KESEHATAN

Tinjau Puskesmas Kota Kaler, Wabup Sumedang: Setiap Puskesmas Harus Bersih

Pilihan Redaksi

Sinergi Tokoh Adat dan Budaya Sukseskan Pemilu Damai

PENDIDIKAN

Dewan, Pertanyakan Bantuan Fasilitas Pendidikan Harga Miliaran

Pilihan Redaksi

175 TKI Ada di DPT, KPU Sumedang Lakukan Coklit Terbatas

Nasional

Kementerian PANRB Gelar Anugerah ASN 2018

Nasional

Ini 12 Situs Kantah BPN yang diretas Sna Tiger

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Eka Puji Netralitas ASN Sumedang Saat Kampanye Pilkada

Nasional

Raker dan RDP Komisi V, Nurhasan Kritik Transportasi Air