Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 22 Sep 2020 14:35 WIB ·

Kepala Desa Tagih Janji Bupati Sumedang Soal Pemberian Kendaraan Operasional

REPORTER: IWAN RAHMAT | EDITOR: FITRIYANI GUNAWAN

Para kepala dan perangkat desa se Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sumedang saat melakukan Audensi dengan Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang. Selasa, 22 September 2020.

IWAN RAHMAT/SO GELAR AUDENSI: Para kepala dan perangkat desa se Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sumedang saat melakukan Audensi dengan Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang. Selasa, 22 September 2020.

DPRD, SUMEDANGONLINE — Para kepala dan perangkat desa se Kabupaten Sumedang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sumedang menangih janji Bupati Sumedang, yang akan memberikan kendaraan operasional bagi desa. Selama ini menurut Sekretaris APDESI Kabupaten Sumedang, Ipin Sonjaya, janji tersebut belum terealisasi.

“Selama ini belum pernah dikasih dari Pemda Kabupaten Sumedang baru dari Provinsi. Yang pertama motor Honda Win yang 2011, dan 2013 motor yang Jupiter MX itu. Dari Pemda Sumedang sampai hari ini sesuai dengan bahwa Pak Bupati pernah berjanji waktu acara Jambore Desa di Ciwidey ingin mengasih kendaraan operasional kepada desa. Belum terealisasi sampai hari ini,” ujar Ipin usai menyampaikan Aspirasinya ke Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang. Selasa, 22 September 2020.

Selain ingin mempertegas realiasi janji Bupati Sumedang, kedatangan mereka ke Kantor DPRD Sumedang pun untuk membahas persoalan sejumlah bantuan sosial yang dijanjika Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Berkaitan dengan pemilihan kepala desa serentak dan mereka mempertanyakan kepastian tunjangan purnabakti kepala desa yang hingga saat ini masih ada yang belum dibayar.

Baca Juga  Kapolres Sumedang Sambangi Sekretariat Forkowas, Ajak Perangi Hoaks Covid-19

“Tunjangan purnabakti kepala desa, apalagi saat ini hampir 15 desa belum berbayar di Jiwaswaraya, Karena jiwasraya nya crowdit. Saya minta bahwa tunjangan purna bakti diangka 30 mudah-mudahan dalam bentuk tabungan atau apa. Mudahan-mudahan dewan bisa mengkaji aturan apa yang akan dipakai, diakhir masa jabatan kepala desa mempunyai tunjangan atau santunan lah. Tunjangan hari tua itu yang sangat diharapkan, ketika kepala desa telah berakhir. Mudah-mudahan teralisasi,” jelas dia.

Berkaitan dengan keinginan APDESI tersebut menurut Ketua Komisi I DPRD Sumedang, Asep Kurnia, pihaknya sudah meminta pada dinas terkait untuk segera melakukan kajian berkaitan dengan kendaraan operasional dan bantuan sosial yang harus diterima warga. Sementara untuk kepastian pemilihan kepala desa sudah ada kepastian akan dilaksanakan setelah pemilihan kepala daerah.

“Kita meminta agar dinas terkait melakukan kajian, berkoordinasi segera dengan DPRD sejauh mana peluang-peluangnya sehingga mereka bisa mengoptimalkan diri. Terutama dalam menghadapi Covid-19, menghadapi situasi dinamika di masyarakat terkait dengan Bantuan Sosial yang luar biasa keras. Mereka berharap mudah-mudahan ada kepastian dan kita minta dinas terkaita untuk melakukan kajian. Kajian tersebut untuk segera diinformasikan kepada kita,” ujar Asep Kurnia.

Baca Juga  Sumedang masuk dalam lima kabupaten/kota di Jabar dilirik investor dalam negeri

Menurut pandangan Politisi Partai Golkar ini, dari sejumlah tuntutan yang disampaikan APDESI Sumedang tersebut sebenarnya banyak yang bisa segera direalisasikan, termasuk ada juga yang perlu melakukan pengkajian ulang.

“Maksudnya begini yang harus didorong direalisasikan seperti bantuan bantuan sosial yang sudah dijanjikan yang memang hak warga itu. DPRD akan mendorong pemerintah daerah untuk segera merealisasikan itu. Persoalan data, yang disampaikan kepala desa, gonta ganti data, dan sebagainya itu hal teknis, yang paling penting segera direalisasikan. Untuk yang lain-lainnya untuk segera dikaji,” ungkapnya. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Satu Keluarga Tertimbun Longsor, Seorang Meninggal Dunia

22 Januari 2022 - 18:44 WIB

Satu keluarga tertimbun tanah saat longsor terjadi di Dusun Cukanggaleuh, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu, 22 Januari 2022.

Diduga Rem Blong, Truk Angkut Pasir Seruduk Bangunan SDN Cibeureum 4

20 Januari 2022 - 17:29 WIB

Sebuah Truk Angkut Pasir diduga rem blong sehingga harus menimpa ke sebuah ruangan Sekolah Dasar Negeri Cibeureum 4 Desa Cibeureum kulon Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Resmikan Rumah Aman Simpati Adhyaksa di Kabupaten Sumedang

19 Januari 2022 - 21:40 WIB

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.

Bupati Sumedang Minta Pengurus Baru dapat Memajukan IWAPI

19 Januari 2022 - 21:31 WIB

Pelantikan Ketua dan Dewan Pengurus Cabang IKatan Wanita Pengusaha Indonesia Kabupaten Sumedang Periode 2021-2026 dihadiri sekaligus memberikan sambutan dan pengarahan oleh Bupati Sumedang. Bertempat, di Gedung Negara Sumedang.

Keraton Sumedang Larang Imbau Ketum PDI Perjuang Berikan Sanksi Tegas pada Atreria Dahlan

19 Januari 2022 - 21:21 WIB

H.R.I Lukman Soemadisoeria selaku PYM Sri Radya Karaton SUmedang Larang saat menyampaikan sikap Keraton Sumedang Larang atas pernyataan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan yang meminta Kajati Jabar untuk dipecat karena menggunakan bahasa Sunda.

Jelang Porprov XIV Jawa Barat, KONI Sumedang Gelar Evaluasi Program Kerja

18 Januari 2022 - 17:43 WIB

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan rapat kerja daerah (rakerda) yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center, dihadiri jajaram pengurus Koni Sumedang dan perwakilan cabor yang berada dibawah Koni Kab Sumedang. Selasa (18/01/2022)
Trending di SUMEDANG