Home / SUMEDANG

Kamis, 17 September 2020 - 07:09 WIB

Polres Sumedang Unggah Tiga Tersangka Pengguntingan Bendera, Netizen: Ngerakeun Pisan

Tiga pelaku pengguntingan Bendera Merah Putih ditetapkan Polres Sumedang sebagai tersangka. Mereka yakni PN (50), AI (50) dan DYH (30), ketiganya langsung meringkuk di tahanan Rutan Mapolres Sumedang.

ISTIMEWA/POLRES SUMEDANG TIGA TERSANGKA: Tiga pelaku pengguntingan Bendera Merah Putih ditetapkan Polres Sumedang sebagai tersangka. Mereka yakni PN (50), AI (50) dan DYH (30), ketiganya langsung meringkuk di tahanan Rutan Mapolres Sumedang.


SUMEDANGONLINE — Netizen masih marah dengan tiga pelaku yang dengan sengaja menggunting Bendera Merah Putih. Kemarahan Netizen pada para pelaku itu dituangkan dalam kolom komentar akun instagram Polres Sumedang pasca akun resmi tersebut mengumumkan ketiganya ditetapkan sebagai tersangka.

“Ngerakeun pisan � baheulamah ker sakola bendera kanu taneuh ge ulah dijaga pisan…ari ieu di pk heureuy,” tulis pemilik akun instagram adhe_aarifin.

“dih geuning orang sumedang…aduuh ngisinkeun pisan..,” tulis ushi_suryani.

“Ninggali video na di lambe turah,, sampe tebus 20rb komentar,, manawi teh sanes org smd.. Rakyat Indonesia teh kenging hese ibu,, hyong bendera berkibar teh,, ieu kdon di guntingan..” tulis dewi_onong.

Sebagai informasi Kepolisian Resort Sumedang telah menetapkan tiga pelaku pengguntingan Bendera Merah Putih sebagai tersangka. Mereka yakni PN (50), AI (50) dan DYH (30), ketiganya langsung meringkuk di tahanan Rutan Mapolres Sumedang.

Baca Juga  Toko kelontongan jual miras digaruk Satpol PP Sumedang

Kapolres Sumedang melalui Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Yanto Slamet, SIP, MH dalam siaran persnya menyebutkan ketiga tersangka disangkakan melanggar pasal 66 Jo Pasal 24 hurup a Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

“Bendera Sang Merah Putih, Bahasa Indonesia, Garuda Pancasila, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya merupakan jatidiri bangsa dan identitas Negara Kesatuan Republik Indonesia Jo Pasal 55 ayat (1) Ke 1 KUHPidana atau Pasal 56 Ke 1 KUHPidanaDengan Ancaman Pidana Penjara paling lama 5 (Lima) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,” ucapnya.

Baca Juga  Innalillahi, Diki tersengat listrik saat pasang atap rumah

Video pengguntingan Bendera murah putih viral di media Tik Tok dan diupload sekira pukul 13.00 WIB, Senin, 15 September 2020. Dalam Video tersebut terlihat ada dua perempuan memegang Bendera Merah Putih dan salah seorangnya memotong-motong bendera tersebut dengan menggunakan sebuah gunting warna hitam. Dan setelah bendera terpotong menjadi beberapa bagian lalu salah seorang perempuan tersebut menghamburkannya dan memungutnya kembali.

Selain dari dua orang yang memegang bendera dan memotong Bendera Merah Putih terdengar salah seorang suara perempuan yang melakukan perekaman Video serta terdapat dua orang anak kecil. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

PN Sumedang Tingkatkan Pelayanan Berbasis Digital

SUMEDANG

Kapten Inf. Dedi Ruanto , Lakukan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial

Pilihan Redaksi

Warga Ujungjaya Mulai Kesulitan Air Bersih

Pilihan Redaksi

Antisipasi Covid 19, Pemkab Sumedang Gelontorkan Rp20 Miliar
Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan sesaat melaksanakan Pembinaan Peningkatan Kinerja Perangkat Daerah dalam Rangka Penguatan SAKIP, RB & ZI di Lingkup Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, bertempatkan di Aula UPTD BLK Kabupaten Sumedang. Rabu, 30 Desember 2020.

Pilihan Redaksi

Wakil Bupati Sumedang Sebut 40 Persen Bangunan BLK Tak Layak

Pilihan Redaksi

KH. Hasyim Muzadi Wafat, PCNU Sumedang Imbau Sholat Ghoib dan Tahlil
Aktivitas warga yang lalu lalang dalam rangka ngabuburit terpantau Minggu, 26 April 2020 pukul 16.35 WIB di Kawasan Jalan Sayang, Jatinangor.

SUMEDANG

PSBB Warga Sumedang Masih Enjoy Ngabuburit

Pilihan Redaksi

Saat Rapur PDAM & CSR, Dede Ingatkan Bupati Sumedang Terkait Permasalahan Jatigede