Home / Pilihan Redaksi

Selasa, 22 September 2020 - 19:28 WIB

Wagub Jabar Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Kecamatan Cicurug Sukabumi

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/20).

HUMAS JABAR TINJAU LOKASI: Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/20).


KAB. SUKABUMI, SUMEDANGONLINE — Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/20).

Selain meninjau rumah yang terdampak banjir bandang, Kang Uu juga memastikan bahwa kondisi pengungsian layak serta kebutuhan logistik para warga terdampak terpenuhi dengan baik.

“Kami turut prihatin. Saya hadir di sini sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, dengan harapan mudah-mudahan banjir atau bencana tidak terulang di wilayah sini,” ucap Kang Uu.

Saat ini, posko pengungsi telah dibangun di Masjid Kampung Cibuntu dan area parkir PT Hoya di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Lokasi tersebut memiliki kerusakan terparah akibat banjir bandang yang terjadi pada Senin, 21 September 2020, pukul 17:00 WIB.

Baca Juga  Emil Minta Warga Sukabumi Tetap Waspada

Adapun banjir bandang turut merendam Kecamatan Parungkuda dan Cidahu. Totalnya, banjir bandang itu menyebabkan 234 rumah terendam, dua rumah rusak sedang, satu rumah rusak berat, dan empat rumah hanyut, serta delapan unit jembatan terputus.

Sekitar 210 Kepala Keluarga mengungsi, 20 orang mengalami luka-luka, dua orang meninggal dunia, dan satu warga yang hanyut belum ditemukan akibat banjir bandang yang disebabkan meluapnya Sungai Citarik-Cipeuncit itu.

“Kami juga ucapkan belasungkawa atas mereka yang terkena dampak (banjir bandang), khususnya (yang) meninggal dunia, kita kirim doa,” ucap Kang Uu.

Selain itu, terkait prakiraan musim hujan 2020/2021 di awal Oktober, ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jabar telah menginstruksikan kepala daerah 27 kabupaten/kota se-Jabar untuk waspada dan mengantisipasi bencana banjir atau longsor.

Baca Juga  Cegah Corona, Satpol PP Sumedang Tutup Sementara Karaoke Sawargi

Kepada masyarakat, Kang Uu pun mengimbau agar selalu waspada terhadap potensi bencana alam seperti angin kencang atau angin puting beliung, banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Sosok yang juga Panglima Santri Jabar ini pun mengajak masyarakat untuk tetap sabar dan selalu berdoa kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan.

“Ke depan, kami berharap seluruh masyarakat waspada dan hati-hari menghadapi musim hujan,” kata Kang Uu.

“Dan sabar bagi mereka yang terkena bencana, kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (untuk menanganinya),” tutupnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

OTD laporkan dugaan penyelewengan di Jatigede ke Mabes Polri

Nasional

Langgar PP 53/2010, 96 ASN Dihentikan Tidak Hormat
Pohon Tumbang Timpa Mobil

Pilihan Redaksi

Duh, Pohon Tumbang Timpa Mobil

BISNIS

Paket Tender, Elis: Pengusaha Sumedang Lebih Besar
Sejumlah ibu rumah tangga di RT 003/004 Dusun Cigobang, Desa Cikondang, Kecamatan Ganeas mengaku kebingungan pasca suaminya pulang merantau. Alasannya kini para suami mereka tak bisa berangkat ke tempat mereka bekerja, karena alasan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pilihan Redaksi

Suami Pulang Merantau Malah Bingung Balik, IRT di Cigobang Berharap Kehidupan Kembali Normal

Pilihan Redaksi

Seminar tata kelola dana desa bagi pemerintahan desa

Pilihan Redaksi

Forkowas Bakal Gelar Pelatihan Jurnalistik ke Pelajar, Disdik Turut Apresiasi

Pilihan Redaksi

OTD Jatigede dan uang