Home / Pilihan Redaksi

Senin, 12 Oktober 2020 - 21:27 WIB

Uu Tinjau Lokasi Bencana Banjir dan Longsor di Tasikmalaya

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Senin 12 Oktober 2020.

HUMAS JABAR EVAKUASI: Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Senin 12 Oktober 2020.


KAB. TASIKMALAYA, SUMEDANGONLINE — Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Senin 12 Oktober 2020. Banjir dan longsor tersebut disebabkan hujan deras yang terjadi sepanjang Minggu 11 Oktober 2020.

Kang Uu melaporkan, bencana tersebut terjadi di 12 kecamatan. Kecamatan Gunungtanjung menjadi daerah terparah yang diterjang bencana tersebut.

“Saya meninjau lokasi bencana di Tasikmalaya, di mana ada hampir 35 titik (bencana) di 12 kecamatan,” kata Kang Uu.

Menurut Kang Uu, akses jalan Kecamatan Manonjaya-Gunungtanjung-Salopa di Desa Mandalawangi tertutup tanah longsor. Selain itu, puluhan rumah mengalami rusak dan satu orang dikabarkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.

“Tanah longsor menutup badan jalan, banyak sekali, karena memang kebanyakan tebing yang longsor. Kedua, puluhan rumah (rusak), dan ada korban meninggal satu orang,” ucapnya.

Baca Juga  Gubernur Jawa Barat sebar 4,2 Juta Ikan di Jatigede

Bencana banjir bandang merendam puluhan rumah. Bencana longsor dan banjir juga melanda wilayah Kecamatan Jatiwaras, Sukaraja, Bantarkalong, Tanjungjaya dan Karangnunggal.

“Salah satu penyebab, dapat dilihat longor yang berawal dari atas tanah. Awalnya banyak pepohonan, tapi sekarang banyak permukiman. Satu, dua rumah, seiring berjalannya waktu rumah semakin banyak,” kata Kang Uu.

Kang Uu mengatakan, secara geografis, Kabupaten Tasikmalaya masuk daerah rawan bencana karena banyak tebing-tebing curam. Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Dalam peninjauan tersebut, Kang Uu menyerahkan bantuan berupa sembako dan santunan bagi korban meninggal dunia.

“Alhamdulilah Pemkab Tasikmalaya sudah dilokasi bencana. Mereka pun sudah menurunkan alat berat untuk melakukan evakuasi,” ucapnya.

Baca Juga  Genangan air masih tinggi, hindari kawasan Kahatex macet total

Kang Uu pun mengimbau masyarakat di Jabar untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim hujan. Salah satunya dengan membersihkan saluran air, menjaga kebersihan, dan memperbanyak resapan air.

“Harapan kami masyarakat tetap harus waspada dengan adanya banjir  dan longsor seperti ini,” katanya.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar, kata Kang Uu, sudah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar menguatkan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota.

Selain itu, Kang Uu mengajak masyarakat dan pengusaha untuk meningkatkan solidaritas dengan membantu sesama. Salah satunya menyediakan alat berat untuk proses evakuasi dan membuka jalan yang tertutup longsor.

“Saya minta kepada pengusaha khususnya yang memiliki alat berat untuk dipinjamkan, dengan misi sosial demi membantu warga kita,” ucapnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Selamat Jalan Tokoh Pembaharuan Kelurahan Talun, Kang Budi Permana

Pilihan Redaksi

LSL Dominasi Penderita ODHA di Kabupaten Sumedang
Bupati Sumedang saat mendampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini mengujungi bencana longsor Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Ahad, 11 Januari 2021 malam.

Pilihan Redaksi

Di Tengah Hujan Menteri Sosial Tri Rismaharini Kunjungi Lokasi Longsor Cimanggung

Pilihan Redaksi

Awas Longsor, Ratusan KK di Anjung Terancam

Pilihan Redaksi

Modal pemilih di Pantura jadi alasan Daniel yakin dapat dampingi RK

DAERAH

Listrik Bray Pret, Bikin Kesal Warga

Pilihan Redaksi

Banjir depan pabriknya, pekerja PT Kahatex terpaksa jalan kaki

Pilihan Redaksi

Lima Kecamatan di Sumedang Teridentifikasi Banyak Orang dalam Pemantauan