Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 3 Nov 2020 01:32 WIB ·

Dianggap Lalai, Kades Babakan Asem Digugat Fiktif Positif ke PTUN

REPORTER: FITRIYANI GUNAWAN | EDITOR: FITRIYANI GUNAWAN

Kuasa Insidentil Nur Helis, Andes Soesman saat menyerahkan bukti tambahan dalam gugatan fiktif positif pada Kepala Desa (Kades) Babakan Asem, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. Senin, 2 November 2020.

IGUN GUNAWAN/SUMEDANGONLINE SERAHKAN BERKAS: Kuasa Insidentil Nur Helis, Andes Soesman saat menyerahkan bukti tambahan dalam gugatan fiktif positif pada Kepala Desa (Kades) Babakan Asem, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. Senin, 2 November 2020.

Kuasa Hukum Termohon: Desa Sangat Hati-hati

SUMEDANG.ONLINE, BANDUNG – Kuasa Insidentil Nur Helis, Andes Soesman melakukan sumedangonline.com/tag/gugatan-fiktif-positif/">gugatan fiktif positif pada Kepala Desa (Kades) Babakan Asem, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.

Gugatan diajukan lantaran Kades dianggap diam atau tak merespon permohonan pemohon yang akan mengajukan Pendaftaran SPPT-PBB untuk obyek pajak baru, kepada Bappenda (Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah) Kabupaten Sumedang yang dalam persyaratannya harus dilampirkan Surat Keterangan Tanah/Bangunan dari Kepala Desa dan Camat. Menandatangani sebagai pihak mengetahui Surat pernyataan Pemohon dan saksi-saksi dalam surat formulir pernyataan tanah.

Dikatakan Andes, pemohon memahami berkas lampiran yang dimohonkan tersebut merupakan keputusan atau tindakan deklaratif dari Kepala Desa Babakan Asem. Lanjutnya, untuk keputusan yang bersifat konstitutif telah dikatakan dia Pemoho miliki Surat Pernyataan Kepala Desa Babakan Asem bernomor 593/01/Ds.2006/2018 Tanggal 26/01/2018 yang menyatakan tanah tertersebut adalah tanah milik almarhum suami pemohon dengan dasar pewarisan.

“Harusnya ada putusan menerima atau menolak permohonan pemohon,” ujar Andes usai Sidang dengan agenda Tambahan Bukti para pihak dan Saksi Termohon di PTUN Bandung. Senin, 2 November 2020.

Padahal, dikatakan Andes, pemohon telah terlebih dahulu melengkapi syarat-syarat dokumen permohonan pemeriksaan dokumen sesuai dengan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan kepada Termohon.

“Dalam permohonan kepada termohon, pemohon telah mengajukan permohonan secara tersendiri kepada pemohon, untuk melakukan, pemeriksaan administrasi pemerintahan. untuk pemohon ajukan sebagai persyaratan dan pendukung Permohonan Pendaftaran SPPT-PBB Obyek Pajak Baru, yang akan diajukan Pemohon kepada BAPPENDA Kabupaten Sumedang,” imbuhnya.

Baca Juga  Kampung Kaus Kaki Diluncurkan Bupati Sumedang

Termasuk diantaranya dokumen keputusan konstitutif tentang obyek tanah, untuk subyek almarhum Bob Goldman, yaitu surat pernyataan Pemerintah Desa Babakan Asem.

Dalam sidang ke-empat yang dipimpin Hakim Ketua, Yustan Abithyoyib, SH. Andes pun mengkritisi Pemerintahan Kabupaten Sumedang dan Desa Babakan Asem yang dianggapnya belum paham akan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan. Hal itu setelah kuasa hukum pemerintah desa Babakan Asem malah mengajukan beberapa saksi yang tidak ada kaitannya dengan materi gugatan. Karena itu sebutnya, diperlukan adanya pelatihan agar dapat memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat.

“Sidang hari ini cukup alot karena di satu sisi karena baik kuasa hukum Pemda maupun Pemerintah Desa tidak paham Undang-Undang Administratif. Ini persoalannya. Ini menimpa saya, bagaimana kalau menimpa warga lainnya, di tempat lain, di kecamatan lain.Ternyata Pemerintah Sumedang itu membutuhkan pelatihan khusus aparatur atau pemerintahan supaya Undang-Undang Administrasi Pemerintahan. Jadi bisa melayani masyarakat dengan baik. Ini perlu peningkatan sumberdaya manusia,” tandasnya.

Ditanya keinginan akhir dari putusan gugatan Fiktif Positif itu menurut Andes pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada putusan hakim. “Saya serahkan pada putusan hakim, pada pembuktian yang ada fiktif positif. Saya sebagai kuasa insendtil hanya berusaha semaksimal mungkin tidak ada kepentingan apa pun,” ungkapnya.

Baca Juga  Unik, KWT Gemilang Buat Pengering Abon dari Mesin Cuci

Berkaitan dengan anggapan lalainya Pemerintah Desa Babakan Asem, Kuasa Hukum Termohon, Agus Suyaman membantahnya. Bahkan dia mengatakan, pihak pemerintah desa telah berusaha maksimal untuk melakukan konsultasi dengan berbagai pihak terkait.

“Bahwa dari pihak termohon. Bahwa pihak termohon bersikukuh bahwa apa yang dilakukan desa itu telah benar. Selama ini desa proaktif dalam memberikan jawaban suratnya. Jadi ada keaktifan dari termohon dalam hal ini termohon membuat surat tertanggal 24 Juli,” ungkap Agus Suyaman, pada SUMEDANGONLINE ditemui usai acara persidangan.

Dia pun memastikan tidak ada dugaan-dugaan subjektif lainnya berkaitan dengan belum dikabulkannya keinginan pemohon. Menurut Agus, sikap Pemerintah Desa Babakan Asem justru lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan apalagi status tanah yang digugat belum jelas.

“Tidak ada, karena azas kehati-hatian ya. Pemerintah itu azas kehati-hatian, bahwa di sana itu tanahnya belum jelas. Makanya desa memberi waktu untuk konsultasi dulu, tanah ini tanah siapa. Karena di Desa itu sudah jelas dalam SPPTnya bahwa itu waktu dulu itu tercatat di desa itu PT Sangiang Satu. Sekarang Pemohon bukan dari Sangian Satu dengan begitu desa secara hati-hati,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
sumedangonline.com/2020/11/dianggap-lalai-kades-babakan-asem-digugat-fiktif-positif-ke-ptun/" data-order-by="social" data-numposts="5" data-width="100%" style="display:block;">
Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Resmikan Rumah Aman Simpati Adhyaksa di Kabupaten Sumedang

19 Januari 2022 - 21:40 WIB

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.

Bupati Sumedang Minta Pengurus Baru dapat Memajukan IWAPI

19 Januari 2022 - 21:31 WIB

Pelantikan Ketua dan Dewan Pengurus Cabang IKatan Wanita Pengusaha Indonesia Kabupaten Sumedang Periode 2021-2026 dihadiri sekaligus memberikan sambutan dan pengarahan oleh Bupati Sumedang. Bertempat, di Gedung Negara Sumedang.

Keraton Sumedang Larang Imbau Ketum PDI Perjuang Berikan Sanksi Tegas pada Atreria Dahlan

19 Januari 2022 - 21:21 WIB

H.R.I Lukman Soemadisoeria selaku PYM Sri Radya Karaton SUmedang Larang saat menyampaikan sikap Keraton Sumedang Larang atas pernyataan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan yang meminta Kajati Jabar untuk dipecat karena menggunakan bahasa Sunda.

Jelang Porprov XIV Jawa Barat, KONI Sumedang Gelar Evaluasi Program Kerja

18 Januari 2022 - 17:43 WIB

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan rapat kerja daerah (rakerda) yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center, dihadiri jajaram pengurus Koni Sumedang dan perwakilan cabor yang berada dibawah Koni Kab Sumedang. Selasa (18/01/2022)

Tanpa Biaya Miliaran, Kompepar Golempang Bangun Landasan Pacu Paralayang

18 Januari 2022 - 01:19 WIB

Alat berat yang digunakan untuk meratakan kawasan pacu paralayang di Puncak Gunung Golempang, Desa Darmaraja, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

Pemda Sumedang Bantu Kelompok Tani di Desa Rancakalong

11 Januari 2022 - 19:03 WIB

Kelompok Pemuda Tani Putra Mandiri dan Kelompok Wanita Tani Hanjuang Bungur Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang mendapat bantuan sarana produksi pertandi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Sealsa, 11 Januari 2022.
Trending di SUMEDANG