Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Kunjungi Kota Batu Jatim, Wabup Sumedang Ingin Lihat Perkembangan Smart City

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, SE saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Penerapan Smart City, Pengawasan Internal dan Pengaruh Terhadap Pengaturan Pendapatan Daerah, bertempat di Ruang Rapat Utama Lantai 5 Balaikota Among Tani, Jl. Panglima Sudirman No.507 Kota Batu Jawa Timur. Kamis, 18 Februari 2021.
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, SE saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Penerapan Smart City, Pengawasan Internal dan Pengaruh Terhadap Pengaturan Pendapatan Daerah, bertempat di Ruang Rapat Utama Lantai 5 Balaikota Among Tani, Jl. Panglima Sudirman No.507 Kota Batu Jawa Timur. Kamis, 18 Februari 2021. | FOTO: sumedangonline/ho-diskominfosanditik sumedang

JATIM, SO – Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan melakukan kunjungan kerja dalam rangka Penerapan Smart City, Pengawasan Internal dan Pengaruh Terhadap Pengaturan Pendapatan Daerah ke Kota Batu, Jawa Timur. Kamis, 18 Februari 2021.

“Maksud dan tujuan kami ke Kota Batu yaitu dalam rangka ingin melihat perkembangan penerapan smart city, pengawasan internal dan pengaruh terhadap pengaturan pendapatan daerah Kota Batu terutama dimasa pandemi Covid-19,” ungkap Erwan dalam keterangannya.

Dikatakan dia, Kota Batu sendiri memiliki program yaitu “Shining Batu”. Program ini dikenalkan pada tahun 2013 oleh Pemerintah Kota Batu sebagai branding Kota Batu, namun hingga saat ini masih banyak wisatawan dan masyarakat yang masih menganggap Kota Batu merupakan bagian dari Kota Malang atau adanya fenomena overlapping.

Baca Juga  Tingkatkan Etos Kerja Birokrasi, Inspektorat Gelar Pengawasan Daerah

Sebagai informasi Pemerintah Kota Batu telah menerbitkan Master Plan Smart City dengan Perwali Nomor 78 Tahun 2017, dan terpilih menjadi pilot project dalam 100 Kota Smart City pada Tahun 2019. Kemudian terpilih juga menjadi lokasi prioritas pembangunan wilayah metropolitan cerdas Indonesia dengan Transformasi Digital dalam RPJMN 2021-2024, dan mengikuti Assessment Gerakan Menuju Smart City 2021 yang terfokus pada potensi parawisata. ***

Tinggalkan Balasan