Musisi Sumedang Arberic Luncurkan Single Lagu Tema Bencana “Menjadi Kenangan”

FOTO:sumedangonline/istimewa/arberic

ARBERIC : Tiga Personel Band Arberic Sumedang.

Musisi Sumedang Arberic Luncurkan Single Lagu Tema Bencana “Menjadi Kenangan”

REPORTER: Usep Adiwihanda - EDITOR: Redaksi - TERBIT: 2021-02-09 15:35:00

SUMEDANG, SO – Bencana tanah longsor dan banjir yang terjadi di Kabupaten Sumedang menginspirasi musisi muda Sumedang, Band Arberic. Mereka meluncurkan single lagu ke-dua dengan judul “Menjadi Kenangan” untuk memberikan semangat pada mereka yang terkena musibah.

“Kita, Arberic. Kebetulan mempunyai single yang merajuk tema lebih ke bencana, isi lirik lagu di dalamnya bersifat kata-kata global yang pernah mengalami kesakitan, cobaan. Setidaknya lagu ini memberikan spirit. Nah, kita selaku band dari Sumedang dan kemarin ada musibah longsor dan banjir di Cimanggung masuk untuk pesan dilagu ini, yang berdujul Menjadi Kenangan,” ungkap Reval selaku vokalis Band Arberic pada SUMEDANGONLINE. Selasa, 9 Februari 2021.

Ditanya kenapa Band Arberic memilih tema bencana. Diceritakan Reval, saat itu sang pianis tengah memainkan pianonya sambil menonton televisi. Tayangan televisi saat itu disebutkan Reval, menayangkan berita tentang bencana.

“Agung selaku musisi, refleknya dia, dan sesitifitasnya dia selaku pelaku seniman, musisi. Dia langsung menuliskan lirik dan langsung memainkan pianonya. Dengan (tema) lirik lebih ke kesakitan, penderitaan dan lain sebagainya,”pungkas dia.  ***

Berikut Lirik Lagu:  Menjadi Kenangan

Voc: Reval
Cipt: Agung Insan Tauhid
Pianis : Agung Insan Tauhid
Drummer : Ayidan

Ku merasakan kesakitanmu
Ku merasakan kesedihanmu
Saat cobaan datang kepadamu
Do’aku terbaik untuk mu

Jangan bersedih
Simpanlah semua air matamu
Karena semua ini kan berakhir
Kan berubah menjadi bahagia

Biar semua
Menjadi sebuah kenangan pahit
Yang tak dapat terulang kembali
Untuk selamanya

Jangan bersedih
Simpanlah semua air matamu
Karena semua ini kan berakhir
Kan berubah menjadi bahagia

Biar semua
Menjadi sebuah kenangan pahit
Yang tak dapat terulang kembali
Untuk selamanya

Jangan bersedih
Simpanlah semua air matamu
Karena semua ini kan berakhir
Kan berubah menjadi bahagia