Menu

Mode Gelap

KESEHATAN · 9 Mei 2021 19:01 WIB ·

Bupati Sumbang Penderita Thalasemia Lewat Program Ngasuh Dinkes Sumedang

REPORTER: FITRIYANI GUNAWAN | EDITOR: FITRIYANI GUNAWAN

Ekky Riswandiyah selaku Kepala Bidang SDK pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang saat menyambangi keluarga pasien.

ISTIMEWA SAMBANGI: Ekky Riswandiyah selaku Kepala Bidang SDK pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang saat menyambangi keluarga pasien.

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang bergerak cepat menanggapi adanya postingan pemilik Akun Asep Setiawan berkaitan dengan adanya seorang pasien yang terkena thalasemia dari keluarga kurang mampu.

“Jujur , baik hati , ciri bapak ini berawal dari cod jual  burung ,yg ternyata untuk biaya putri  tercinta, putri kecil beliau terkena telesemia  yang harus ganti darah tiap bulan,dan bukan biaya sedikit, alhamdulilah hari ini dikediaman saya,saya bisa bincang bincang  tak terasa air mata ini karna ini masalah hati nurani. Beliau warga baginda mudah mudahan beliau diberi jalan dan rizki , amin . Kepada pemerintah kabupaten sumedang ,ini adalah  warga kita ,saya mohon keiklasanya untuk bisa membantu beliau . Mksh buat admin coretan hati  ini mudah mudahan  bisa diterima oleh semua. Salam,” tulis pemilik akun Asep Setiawan.

Baca Juga  Warga Cimanintin Mulai Terserang Penyakit Saluran Pernapasan

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir langsung memberikan respon cepat terkait curhatan tersebut. Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang langsung menyambangi kediaman keluarga pasien di Dusun Peusar, Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan.

“Secara pembiayaan untuk pengobatan sudah ditanggung APBD, satu keluarga sejak sebelum dinyatakan sakit,” ujar Ekky Riswandiyah selaku Kepala Bidang SDK pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang saat dihubungi SumedangOnline melalui sambungan telepon. Ahad, 9 Mei 2021.

Selain itu dalam kunjungan siang tadi juga, melalui program Ngasuh pihaknya memberikan bantuan untuk tambahan stamina dan gizi atasnama Bupati Sumedang.

Dikatakan Ekky program Ngasuh (Ngabiayaan Masyarakat Teu Mampu, Red.) merupakan dana yang berasal dari komunitas-komunitas yang peduli terhadap pasien tidak mampu. “Ada dari organisasi profesi, tupperware, juga ada tenaga kesehatan asal Sumedang yang bekerja di Jakarta,” imbuhnya.

Baca Juga  Bertemu Menteri PU, Ara Bahas Banjir Cimanggung

Sehingga lanjut Ekky, untuk biaya perawatan hingga transfusi darah sudah tidak ada masalah sudah ditanggung oleh BPJS yang preminya dibayar oleh APBD Kabupaten Sumedang. Hanya saja sebut Ekky, kemungkinan munculnya postingan tersebut dilihat dari sisi ekonomi keluarga pasien tersebut.

“Jadi tadi ke sana atasnama Ngasuh, ngasih donasi sedikit buat tambahan gizi. Dan anaknya juga dalam kondisi sehat. Terus tadi juga bilang ke kadernya agar dapat mencarikan bank donornya, jadi kalau misalnya di PMI pas lagi kosong sudah punya stock orang yang darahnya A+. Aku bilang gitu, tapi kalau secara pembiayaan mah, tidak ada masalah. Cuma kalau masalah ekonomi itu diluar keweangan Dinkes,” pungkas dia. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Bupati Sumedang Targetkan 4 Ribu Anak Tervaksin pada Februari 2022

11 Januari 2022 - 11:50 WIB

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir saat meninjau vaksinasi untuk Anak Usia 6-12 tahun di SD Islam Terpadu As-Samadani, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Selasa, 11 Januari 2022.

Sekda Sumedang: Target Stunting Dua Tahun ke Depan Dibawah Satu Digit

20 Desember 2021 - 17:35 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman saat memberikan keterangan pada wartawan usai Rakor Penyusunan Review Kinerja Intervensi Stunting 2021 di Sapphire City Park Sumedang, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Senin, 20 Desember 2021.

Dinkes Sumedang Sosialiasi Updaya Penurunan Angka Stunting

15 Desember 2021 - 18:33 WIB

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang menggelar implementasi Gernas dan komitmen penurunan stunting bersama forum Baraya, di hotel Puri Khatulistiwa, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Waspada, Hipertensi Penyakit Tak Menular Tapi Penyebab Tertinggi Kematian di Indonesia

8 November 2021 - 12:16 WIB

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, H. Aan Sugandi saat foto bersama dengan para jurnalis. Senin, 8 November 2021.

Lima Minuman Menyehatkan Mampu Meningkatkan Metabolisme Tubuh

31 Oktober 2021 - 15:47 WIB

Minuman Sehat

Buka Festival Kopi Sumedang, Wabup: Bidik Ekspor ke Mancanegara

26 Oktober 2021 - 17:39 WIB

Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan berharap kopi Sumedang makin terkenal bahkan bisa ekspor ke Manca Negara. Hal itu dikatakan Erwan saat membuka Festival Sumedang ke-3 di Kawasan Induk Pusat Pemerintahan Setda Sumedang. Selasa, 26 Oktober 2021.
Trending di Pilihan Redaksi