Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Sabtu, 29 Mei 2021 - 19:46 WIB

Warga Cibeureuyeuh Panik, Lahan Belum Dibayar, 4 Alat Berat Proyek Tol Cisumdawu Sudah Datang

Sejumlah warga melihat alat yang terparkir di sebuah lahan Desa Cibeureuyeuh Kecamatan Conggeang yang akan dijadikan proyek pembangunan Tol Cisumdawu, Sabtu 27 Mei 2021.

SUMEDANGONLINE ALAT BERAT: Sejumlah warga melihat alat yang terparkir di sebuah lahan Desa Cibeureuyeuh Kecamatan Conggeang yang akan dijadikan proyek pembangunan Tol Cisumdawu, Sabtu 27 Mei 2021.


SUMEDANGONLINE, CONGGEANG – Datangnya empat alat berat berupa dua beko dan dua dozer di Desa Cibeureuyeuh Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang pada Kamis 27 Mei 2021 malam, membuat panik warga sekitar.

Ratusan warga desa yang mengatasnamakan diri sebagai Orang Terkena Dampak (OTD) Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) itu, khawatir bila alat berat mulai beroperasi untuk pengerjaan proyek Jalan Tol Cisumdawu.

Kepanikan ini muncul, karena dari 352 bidang yang terkena jalur tol di Desa Cibeureuyeuh, baru sekitar 78 bidang yang sudah selesai pelepasan hak (PH)-nya. Apalagi dari total bidang yang akan digarap proyek tol, kebanyakan merupakan pemukiman warga.

Salah seorang warga, Iis Rukmaesih S,Pd kepada wartawan, mengaku resah bila keempat alat berat mulai bekerja untuk meratakan lahan proyek Tol Cisumdawu Fase V. Warga yang belum mendapatkan PH, secara otomatis belum mendapat uang ganti rugi (UGR) dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) selaku juru bayar Tol Cisumdawu.

Baca Juga  Duh, Rumah Translok ini diduga diperjualbelikan oknum warga, desa ngaku tidak tahu

“Masyarakat termasuk saya sendiri resah, karena belum dibayar. Dari kebanyakan bidang itu merupakan pemukiman,” ujarnya di lokasi parkir alat berat, Sabtu 27 Mei 2021.

Iis juga menambahkah, warga masih ada bingung mau kemana mereka pindah. Mengingat belum keluarnya PH. Sedangkan untuk saat ini, harga tanah untuk dijadikan rumah baru, harganya sudah melambung.

“Sebelum adanya resum, tanah yang tadinya Rp.1 juta, kini sudah jadi Rp.4 Juta. Sampai bingung, mau membuat rumah lagi belum ada uang, karena harus nunggu pembayaran dari tol,” katanya.

Menurutnya, untuk membuat rumah tidak akan selesai dengan cepat. Apalagi, banyak pemukiman yang terkena jalur tol. Maka dari itu, warga tidak ingin alat berat ini mulai bekerja bila belum semua PH selesai.

Baca Juga  PSBB Ditetapkan, Bupati Sumedang: Jangan Ada Warga yang Kelaparan

Senada dikatakan warga lainnya yang belum mendapat UGR dari proyek Tol Cisumdawu, Wawan Sukriawan. Dia juga khawatir bila alat berat ini mulai beroperasi, sedangkan rumah dia dan warga lainnya belum selesai PH dan belum mendapat UGR-nya.

“Kalau sudah ada kejelasan mau dibayar kapan, kita juga bisa tenang. Tempat tinggal kita juga belum pasti di mana. Kemarin baru sebagian dibayar, tapi kebanyakan belum,” ungkapnya.

Maka dari itu, Wawan dan warga lainnya meminta kepada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) selaku juru bayar Tol Cisumdawu, agar segera menyelesaikan sisa PH yang hingga saat ini belum keluar.

“Jadi bila sudah dibayar, mau diratakan juga silahkan,” tutupnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Ketua PMI Sumedang, drg. Agus Seksarsyah Rasjidi

Pilihan Redaksi

Pantau Stok Darah, PMI Sumedang Akan Kembangkan Sistem Aplikasi

Pilihan Redaksi

Ini Curhat Kepala Sekolah Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan
H. Nuryadin selaku kepela bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumedang

Pilihan Redaksi

Kabid Pemdes Sumedang Sebut Petahana Nyalon Lagi pada Pilkades Serentak 2021 Hanya Perlu Cuti

SUMEDANG

Angkutan Barang, Dilarang Mangkal Sembarangan

Pilihan Redaksi

Program Satu Pintu Bakal Permudah Layanan e-KTP. Begini Caranya …

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Embarkasi Bekasi, Siap Sambut Kloter Sumedang

Pilihan Redaksi

TMMD ke100, makin dekatkan TNI dengan rakyat

Pilihan Redaksi

Realcount Pilbup Sumedang, Dony Unggul Sementara