Dimasa Pandemi Covid-19, Penjualan Hewan Kurban Masih Tinggi Pembeli Cukup Video Call

Penjualan hewan kurban di masa pandemi Covid-19 masih tinggi. Selasa, 13 Juli 2021.
Iwan Rahmat/SO/SUMEDANGONLINE
Penjualan hewan kurban di masa pandemi Covid-19 masih tinggi. Selasa, 13 Juli 2021.

SUMEDANG – Antusiasme warga muslim untuk melakukan hewan kurban tak terpengaruh dengan kondisi pandemi. Hal itu terlihat dari cukup tingginya angka penjualan hewan kurban.

Seperti diakui Rustandi, pedagang hewan kurban yang mangkal di Jalan Terusan 11 April Sumedang, tepatnya di Rancapurut, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedan. Dia mengaku dalam tiga hari terakhir telah terjual 11 ekor hewan kurban.

“Alhamdulillah ya, di tiga hari sampai sekarang untuk penjualan hewan sendiri kita sudah keluar sebelas ekor dari 22 ekor hewan kurban yang ada,” ungkap Rustandi.

Karena dimasa pandemi Covid-19, sistem transaksi penjualan antara pembeli dan penjualan memanfaatkan media sosial. Sehingga para pembeli tidak langsung datang ke lokasi penjualan.

“Di masa pandemi kami juga di sini menyediakan pemesanan itu bisa via online. Itu mudah sekali cukup video call. Pilih hewannya, boleh dititipkan di sini, dan untuk pemeliharaannya gratis untuk antarannya tergantung dari pembelinya mau dikirim kapan. Kita sesuaikan,” imbuhnya.

Sementara untuk harga jual sendiri, sebut dia, bervariasi antara 2-4 juta per-ekornya. “Mulai dari 2,3 jutaan sampai ada juga yang harganya 4,8 jutaan. Itu untuk yang paling tinggi,” jelasnya.

Rustandi memastikan dalam penjualan hewan kurban pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak