Polisi Masih Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan

Mapolres Sumedang
Mapolres Sumedang

SUMEDANG – Polres Sumedang masih mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum anggota dewan dan oknum kepala desa di Kecamatan Wado.

“Hingga saat ini, pemeriksaan saksi dan korban masih berlangsung. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban berjumlah empat orang,” kata AKP Yanto Selamet pada sejumlah wartawan. Senin (12/7/2021).

Baca Juga  KEPALAN TANGAN “ICAL” BUKTI SIAP JADI PRESIDEN

Yanto menuturkan, peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan terjadi pada Jumat, 9 Juli 2021 sekitar pukul 23.30 WIB di halaman Kantor Desa Cilengkrang. Peristiwa kekerasan tersebut berawal dari kesalah pahaman buntut dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Daerah Kabupaten Garut.

“Kasus kecelakaan lalu lintasnya sudah ditangani oleh Laka Lantas Polres Garut, namun korban yang didampingi oleh orang tuanya baru melaporkan perkaranya ke Polres dan diterima oleh unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumedang,” tuturnya.

Baca Juga  Bupati Sumedang Canangkan Progam Reaksi Cepat Penangan Sampah

Saat ini pihak Polres Sumedang tengah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi dan empat orang korban setelah melakukan visum terhadap korban serta mengumpulkan bukti-bukti lainnya untuk memastikan siapa pelaku tindakan penganiayaan terhadap 4 orang remaja tersebut.

Baca Juga  Kualitas Beras BPNT Dinilai Makin Bagus

“Untuk para pelaku kita belum bisa memastikan. Dari hasil pemeriksaan baru kita akan melakukan gelar perkara untuk membuktikan siapa pelakunya,” tandasnya. ***

REPORTER
: Redaksi
EDITOR
: Redaksi
CREDIT FOTO
: Istimewa
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan