Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 9 Agu 2021 21:20 WIB ·

Pemda Lanjutkan Tahapan Pilkades, Akur Minta DPMD Harus Pegang Izin Tertulis dari Depdagri

Reporter: IGUN GUNAWAN | Editor: Redaksi


 Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia (Akur) Perbesar

Istimewa/SUMEDANG ONLINE
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia (Akur)

SUMEDANGONLINE, Sumedang: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia (Akur) meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang untuk meminta arahan tertulis dari Departemen Dalam Negeri (Depdagri) berkaitan dengan lanjutan tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak (Pilkades Serentak) di Kabupaten Sumedang.

“Jadi terkait dengan surat terbaru dari DPMD, terkait dengan tahapan Pilkades. Kita juga mengingatkan pemerintah daerah. Karena surat itu hampir berbarengan dengan Surat dari Depdagri. Surat dari Depgdari itu kan jelas menunda tahapan terutama kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan, termasuk kampanye hingga hari H,” ujar Asep Kurnia. Senin, 9 Agustus 2021.

Oleh karena itu sebut Asep Kurnia, jika pemerintah daerah ingin melanjutkan tahapan seleksi dan tahapan penetapan calon. Dia menyarankan agar lebih dahulu dikonsultasikan secara tertulis dengan Departemen Dalam Negeri.

“Jika Pemda mengambil langkah untuk melanjutkan tahapan seleksi dan tahapan penetapan calon maka sebaiknya ini dikonsultasikan secara tertulis. Karena jangan sampai nanti, jika ini tidak tertulis tidak ada pegangan bagi DPMD. Kenapa? Karena dari seleksi ini, ada orang-orang yang tidak lolos, jangan sampai hal ini dipersoalkan. Sudah jelas tahapan ini harus dihentikan, tapi kemudian seleksinya dijalankan. Oleh karena itu sebelum nanti terjadi masalah. Karena, seleksi ini mengurangi dari sekian calon menjadi maksimal lima, nah itu kan banyak yang gagalnya. Nah itu kemungkinan dipersoalkan, terkait dengan DPMD yang sudah mengambil langkah untuk melanjutkan tahapan, patut diapresiasi. Namun terlebih dahulu saya sarankan agar ada arahan tertulis dari Depdagri. Jangan hanya lisan saja, tapi harus tertulis,” demikian Asep Kurnia. ***

Artikel ini telah dibaca 124 kali

Baca Lainnya

Jelang Idul Adha, Baznas Sumedang Luncurkan Program Kurban Online

12 Juni 2024 - 20:24 WIB

Baznas Kabupaten Sumedang Kembali meluncurkan program kurban online jelang Idul Adha 1445 H.

Pj Bupati Sumedang Minta DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

12 Juni 2024 - 19:54 WIB

Yudia Ramli selaku Pj Bupati Suedang saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang. Rabu (12/5/2024).

Kadinsos Sumedang Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

11 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2024 dengan tema "Lansia Sehat, Terawat, Mandiri dan Produktif" di Halaman Yayasan Handjuang Mekar Indonesia Dusun Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang. Selasa, 11 Juni 2024.

Pj Bupati Sumedang Berharap DMI Mampu Tingkatkan Fungsi Masjid

11 Juni 2024 - 17:58 WIB

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli saat membuka Talkshow Peningkatan Sinergitas dan Kolaborasi Kemasjidan di Aula Islamic Center Sumedang. Selasa (11/6/2024).

Masjid Besar di Kabupaten Sumedang Bakal Terima Bantuan Mimbar

11 Juni 2024 - 17:53 WIB

Yudia Ramli selaku Pj BupatiSumedang saat membuka acara talkshow yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Aula Islamic Center Sumedang. Selasa (11/6/2024).

Voucher Belanja Pangan untuk Keluarga Miskin Ektrem Dibagikan Sebelum 1 Juli

10 Juni 2024 - 22:09 WIB

Pemda Kabupaten Sumedang segera meluncurkan voucher untuk masyarakat miskin ekstrem di Kabupaten Sumedang. Rencananya voucher tersebut akan diluncurkan Pj Bupati Sumedang sebelum tanggal 1 Juli kepada 10.082 jiwa (3.083 KK) warga miskin ektrem sebesar Rp. 75.000/jiwa setiap bulannya.
Trending di SUMEDANG