Home / OLAHRAGA / Pilihan Redaksi

Sabtu, 4 September 2021 - 10:11 WIB

Bupati Inginkan Venue Paralayang di Sumedang Mendunia

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir mengaku bangga penyelenggaraan eksebisi Paragliding Trip of Indonesia (TROI) Seri I 2021, bisa dilangsungkan di Kampung Toga, Kabupaten Sumedang.

ISTIMEWA SAMBUTAN BUPATI SUMEDANG: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir mengaku bangga penyelenggaraan eksebisi Paragliding Trip of Indonesia (TROI) Seri I 2021, bisa dilangsungkan di Kampung Toga, Kabupaten Sumedang.


SUMEDANGONLINE, Sumedang: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir berharap dengan adanya event berskala Nasional seperti Paragliding Trip of Indonesia (TROI) Seri I 2021 akan lebih dapat menjadikan venue paralayang di Sumedang mendunia.

“Harapan saya dengan dijadikannya Sumedang tempat atau jadi tuan rumah paralayang Paragliding Trip of Indonesia (TROI) Seri I 2021. Sport tourism di Sumedang bisa terus berkembang karena kami memiliki beberapa venue untuk paralayang,” ujar Bupati Sumedang sebelum membuka eksebisi Paragliding Trip of Indonesia (TROI) Seri I 2021 di Kampung Toga, Kabupaten Sumedang. Sabtu, 4 September 2021.

Pada kesempatan itu pun Bupati menyebutkan sejumlah venue yang sudah pernah digunakan untuk ajang nasional bahkan Internasional. Salahsatunya sebut Dony, di Bukit Toga yang saat ini diselenggarakan kegiatan  Paragliding Trip of Indonesia (TROI) Seri I 2021 hingga 5 September 2021.

Baca Juga  Pastikan Validitas Peserta PBI, Kemensos Terbitkan Keputusan Baru

Venu Bukit Toga ini sebut Bupati sangat cocok untuk kegiatan paralayang di kelas akursi. ”Jadi tempatnya dari Kota Sumedang hanya sekira 1-2 kilometer, mudah untuk aksesibilitasnya. Dan disuguhkan pemandangan yang luar biasa. Jadi sport tourism-nya akan kena, dan bisa terus terpromosikan ke berbagai daerah,” imbunya.

Selain itu, venue yang jadi andalan untuk kegiatan Paralayang kelas cross country yakni di Batudua, Kecamatan Cisitu. Lokasi ini pernah digunakan ajang PON.

Lokasi terakhir berada persis di Bendungan Jatigede, yakni venue Pasir Cinta, Cipaku, Darmaraja. Pemerintah sendiri untuk lokasi ini sudah menyiapkan lokasi take-off dan landing.

Baca Juga  Sumedang Jajaki Kerjasama dengan Kota Kawachinagano Jepang

“Ini untuk kategori festival, atau paralayang yang luar biasa backgroundnya bisa melihat bendungan Jatigede. Kami sudah buatkan tempat take offnya, kemudian tempat landingnya dan tempat lainnya.”

“Jadi saya meyakini sport tourism di Sumedang ini adalah paralayang yang mendunia, bisa terus dikembangkan dan minta bantuannya pada FASI, Kemenpora, untuk menjadikan Sumedang sebagai pusatnya paralayang di Indonesia. Jadi kalau istilahnya di bali itu, kalau everyday in bali is Sunday, setiap hari di Bali hari Minggu. Kalau di Sumedang everyday in Sumedang its playing, setiap hari di Sumedang adalah terbang paralayang. Tentunya event even kedepan bisa lebih menarik lagi,” demikian Bupati Sumedang. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Anggota DPR/MPRI RI Dony Ahmad Munir

Pilihan Redaksi

Dony-Erwan kemungkinan didukung 14 kursi di legislative

Pilihan Redaksi

Pengiriman KTP-el Via Pos, Gubernur: Tiru Sumedang

Pilihan Redaksi

Material longsor tutup jalan Sumedang-Rancakalong via Geuleuwing

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Pemkab Rakor Antisipasi Rawan Pangan Bagi Warga OTD Jatigede
Warga terdampak pembangunan Tol Cisumdawu curhat dihadapan Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan saat melakukan kunjungan kerja terkait pembangunan Tol Cisumdawu di wilayah Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Senin, 30 Agustus 2021.

Pilihan Redaksi

Dihadapan Wakil Bupati Sumedang, Terdampak Tol Cisumdawu Curhat di PHP Pembayaran Sejak 2019
DUA petugas dari PKM Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang usai melakukan penyemprotan di Balai Desa Sukamenak. Jumat, 17 April 2020.

Pilihan Redaksi

#LawanCorona Balai Desa Sukamenak Sumedang Tak Luput Disemprot Disinfekatan

Pilihan Redaksi

Hajat Lembur Awali Milangkala ke-9 Suriamedal

Pilihan Redaksi

Petugas Lapas Sumedang Geledah Kamar Napi