Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Polres Sumedang Masih Dalami Kecelakaan Maut di Jalan Nangorak

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan maut di Jalan Nangorak, Desa Margamekar, Kecamatan Sumedang Selatan sekira pukul 10.30 WIB. Ahad, 12 September 2021.
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan maut di Jalan Nangorak, Desa Margamekar, Kecamatan Sumedang Selatan sekira pukul 10.30 WIB. Ahad, 12 September 2021. | FOTO: Istimewa

SUMEDANGONLINE, Sumedang: Jajang Nurcahya (24) warga Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Nay (12) dan AH (10) keduanya warga Desa Margajaya, Kecamatan Sumedang Utara meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan maut di Jalan Nangorak, Desa Margamekar, Kecamatan Sumedang Selatan sekira pukul 10.30 WIB. Ahad, 12 September 2021.

Peristiwa bermula saat kendaraan sepeda motor dengan nomor polisi Z 2580 CK yang dikendarai korban Jajang Nurcahya datang dari arah Nangorak menuju Sukajaya, Sumedang Selatan pada Minggu (12/9/2021) pagi. Setiba di turunan di dekat lapangan sepakbola, Desa Margamekar, pengemudi sepeda motor kehilangan kendali sehingga terjun bebas ke sisi lapangan sepakbola yang berada di samping jalan dengan kedalaman sekitar lima meter di bawah bahu jalan.

Kencangnya laju sepeda motor di turunan yang kemudian oleng membuat sepeda motor terjatuh ke lapangan bola. Masyarakat sekitar langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban.

Baca Juga  Innalillahi Ki Dalang Riswa Tutup Usia

Ketiga korban tersebut mengalami luka luka kemudian dibawa ke RSUD Sumedang namun kemudian meninggal dunia.

“Benar, tiga orang meninggal dunia akibat sepeda motor mereka jatuh,” ungkap Kasi Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana, pada Minggu (12/9/2021).

Baca Juga  Partai Golkar Sumedang Buka Pendftaran Calon Ketua DPD

Saat ini, kata dia petugas Satlantas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

“Penyebabnya belum tahu, masih diselidiki,” jelasnya.

“Kemungkinan laju kendaraan yang kecepatannya tinggi dan pengemudi yang tidak dapat mengendalikan kendaraannya, tapi masih dibuktikan dengan bukti yang ada,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan