BISNIS, Pilihan Redaksi

Bantu Kembangkan UMKM, Pemkab Sumedang Alokasikan Anggaran Rp5 Miliar

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat menhadiri Bursa Modal UMKM di Pendopo KPP Sumedang. Kamis, 17 Februari 2022. FOTO: Istimewa via Humas Setda Sumedang
Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat menhadiri Bursa Modal UMKM di Pendopo KPP Sumedang. Kamis, 17 Februari 2022. FOTO: Istimewa via Humas Setda Sumedang | FOTO: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat menhadiri Bursa Modal UMKM di Pendopo KPP Sumedang. Kamis, 17 Februari 2022. FOTO: Istimewa via Humas Setda Sumedang

SUMEDANG ONLINE – Pemerintah Kabupaten Sumedang telah mengalokasikan anggaran senilai Rp5 Miliar untuk membantu masyarakat Sumedang yang bergerak di bidang UMKM.

“Untuk itulah bagaimana bursa ini menghubungkan dengan akses-akses modal yang ad. Ada kemudahan akses untuk mendapatkan pembiayaan bagi para pelaku UMKM. Ini salah satu ikhtiar pemda untuk memulihkan ekonomi daerah melalui bantuan modal untuk UMKM,” ujar Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat menhadiri Bursa Modal UMKM di Pendopo KPP Sumedang. Kamis, 17 Februari 2022.

Dikatakan dia, sedikitnya ada 80 ribu pelaku UMKM di Sumedang. Dari jumlah tersebut, sekitar 35 ribu telah mendapatkan bantuan.

“Inilah salah satu ikhtiar pemda dalam mengatasi persoalan-persoalan UMKM selama ini, yaitu akses modal,” kata dia.

Baca Juga  Agus dilantik jadi Kepala Disdukcapil Sumedang

Selain itu Lanjut dia, Pemda Sumedang membantu memberikan akses permodalan bagi para pelaku UMKM, melalui Bursa Modal Murah.

“Pemda Sumedang kerjasama dengan semua perbankan dan lembaga keuangan lainnya menggelar kegiatan yang bisa mengatasi persoalan UMKM yaitu Bursa Modal Murah,” ungkapna.

Baca Juga  DPD PKS Sumedang Pasang Bendera Setengah Tihang

Melalui Bursa Modal Murah ini, lanjut bupati, setiap perbankan hadir memberikan pelayanan transaksi dan konsultasi terkait modal usaha yang mudah, bagi pelaku UMKM.

“Pelaku UMKM bisa mengajukan modal usaha melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat), KUR Daerah, Bumdesma, dan skema permodalan lainnya, dengan bunga yang ringan dan tanpa agunanan,” demikian Dony Ahmad Munir. ***

Tinggalkan Balasan