BPBD Sumedang Pasang Perangkat Early Warning System (EWS) di Desa Citengah

Early Warning System (EWS) di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.
Early Warning System (EWS) di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.

SUMEDANGONLINE – Atang Sutarno selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang menyebutkan jika pihaknya sudah memasang Early Warning System (EWS) di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.

Dikatakan Atang, salahsatu fungsi dari pemasangan EWS di Desa Citengah yakni pihaknya dapat dengan mudah memantau secara real time melalui smartphone android terkait dengan debit air sungai.

“Nanti EWS akan menentukan batas ambang air itu apakah normal, ambang normal sampai bahaya. Bahkan yang dipasang di Cisoka yaitu di hulu sungai juga dapat terkoneksi dengan baik dengan EWS yang ada di hilir sungai tepatnya di Desa Citengah,” kata Atang. Jumat 12 November 2022.

Baca Juga  Sudah mulai rame ya? Tahapan Pilkada Sumedang dimulai Juli 2017

Selain itu lanjut Atang, untuk EWS yang dipasang di Cisoka memiliki jangkauan yang jauh sehingga bisa menjangkau 5 kecamatan sekaligus seperti Cibugel dan Darmaraja, guna mengetahui sejauh mana kekuatan air hujan yang mengalir ke sungai.

Pasalnya jika berkaca pada bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Citengah pasca hari raya Idulfitri lalu, dipastikan akibat tidak adanya peringatan dini bencana.

Baca Juga  Puluhan Truk APK dan BK Diserahkan ke Tim Kampanye Paslon Gubernur

“Oleh sebab itu kami bekerjasama dengan pihak akademisi seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM) memasang alat yang dinamakan EWS di sepanjang sungai yang mengaliri Citengah dan di hulu sungai Cisoka. Memang pemasangan EWS ini tergolong baru karena dibutuhkan penentuan titik yang akurat juga sambungan koneksi internet sehingga Diskominfosanditik telah menambah daya sinyal, yang salah satunya untuk kepentingan EWS,” ujarnya.

Atang menambahkan, dalam rangka melakukan mitigasi bencana tentu diperlukan kerjasama semua pihak. Oleh sebab itu bilamana mendapati adanya bencana segera menghubungi nomor darurat BPBD.

Baca Juga  Dapur Umum Desa Galudra Bagikan Makanan untuk Sahur dan Buka Puasa

“Jangan bertindak sembarangan, karena kondisi tanah di Sumedang merupakan rawan bencana sehingga saat tim dari BPBD datang perlu dirumuskan apa yang harus dilakukan terlebih dahulu. Mohon dicatat kontak darurat 24 jam kami di 08112065733, dan nomor ini tidak dijawab oleh komputer melainkan oleh petugas BPBD yang piket,” tuturnya ***

REPORTER
: Fitriyani Gunawan
EDITOR
: Fitriyani Gunawan
CREDIT FOTO
: SUMEDANGKAB
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan