Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 11 Nov 2022 19:32 WIB ·

BPBD Sumedang Pasang Perangkat Early Warning System (EWS) di Desa Citengah

Reporter: Fitriyani Gunawan | Editor: Fitriyani Gunawan


 Early Warning System (EWS) di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan. Perbesar

SUMEDANGKAB/SUMEDANG ONLINE
Early Warning System (EWS) di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.

SUMEDANGONLINE – Atang Sutarno selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang menyebutkan jika pihaknya sudah memasang Early Warning System (EWS) di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.

Dikatakan Atang, salahsatu fungsi dari pemasangan EWS di Desa Citengah yakni pihaknya dapat dengan mudah memantau secara real time melalui smartphone android terkait dengan debit air sungai.

“Nanti EWS akan menentukan batas ambang air itu apakah normal, ambang normal sampai bahaya. Bahkan yang dipasang di Cisoka yaitu di hulu sungai juga dapat terkoneksi dengan baik dengan EWS yang ada di hilir sungai tepatnya di Desa Citengah,” kata Atang. Jumat 12 November 2022.

Selain itu lanjut Atang, untuk EWS yang dipasang di Cisoka memiliki jangkauan yang jauh sehingga bisa menjangkau 5 kecamatan sekaligus seperti Cibugel dan Darmaraja, guna mengetahui sejauh mana kekuatan air hujan yang mengalir ke sungai.

Pasalnya jika berkaca pada bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Citengah pasca hari raya Idulfitri lalu, dipastikan akibat tidak adanya peringatan dini bencana.

“Oleh sebab itu kami bekerjasama dengan pihak akademisi seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM) memasang alat yang dinamakan EWS di sepanjang sungai yang mengaliri Citengah dan di hulu sungai Cisoka. Memang pemasangan EWS ini tergolong baru karena dibutuhkan penentuan titik yang akurat juga sambungan koneksi internet sehingga Diskominfosanditik telah menambah daya sinyal, yang salah satunya untuk kepentingan EWS,” ujarnya.

Atang menambahkan, dalam rangka melakukan mitigasi bencana tentu diperlukan kerjasama semua pihak. Oleh sebab itu bilamana mendapati adanya bencana segera menghubungi nomor darurat BPBD.

“Jangan bertindak sembarangan, karena kondisi tanah di Sumedang merupakan rawan bencana sehingga saat tim dari BPBD datang perlu dirumuskan apa yang harus dilakukan terlebih dahulu. Mohon dicatat kontak darurat 24 jam kami di 08112065733, dan nomor ini tidak dijawab oleh komputer melainkan oleh petugas BPBD yang piket,” tuturnya ***

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Ayi: Baznas Sumedang Masih Terima Titipan Hewan Kurban

13 Juni 2024 - 18:17 WIB

Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ayi Subhan Hafas

Kemenag Sumedang Kembangkan Kampung Moderasi Beragama

13 Juni 2024 - 13:37 WIB

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Koordinasi Pengembangan Kampung Moderasi Beragama di KabupatenSumedangTahun 2024 di Aula Gedung Sarana Penunjang Pendidikan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang. Kamis, 13 Juni 2024.

Baznas dan PWRI Sumedang Luncurkan Progam Z-Smart

13 Juni 2024 - 13:29 WIB

PWRI dengan Baznas Kabupaten Sumedang meluncorkan program Z-Smart (Spiritial Motivation Fun Integrated) Pengajian Terpadu Riang Gembira di Aula Baznas Kabupaten Sumedang. Kamis, 13 Juni 2024.

Jelang Idul Adha, Baznas Sumedang Luncurkan Program Kurban Online

12 Juni 2024 - 20:24 WIB

Baznas Kabupaten Sumedang Kembali meluncurkan program kurban online jelang Idul Adha 1445 H.

Pj Bupati Sumedang Minta DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

12 Juni 2024 - 19:54 WIB

Yudia Ramli selaku Pj Bupati Suedang saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang. Rabu (12/5/2024).

Kadinsos Sumedang Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

11 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2024 dengan tema "Lansia Sehat, Terawat, Mandiri dan Produktif" di Halaman Yayasan Handjuang Mekar Indonesia Dusun Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang. Selasa, 11 Juni 2024.
Trending di SUMEDANG