Forum Side Event G20, Bupati Sumedang Sampaikan Pengalaman Transformasi Digital

Selama 10 menit Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan pengalamannya dalam menjalankan transformasi digital di Sumedang di forum side event G20 di Bali. Bupati diundang Unity In Diversity (UID) Bali, pulau Kura-Kura Denpasar Selatan, Bali menyusul torehan prestasi Sumedang dalam transformasi digital, Kamis (17/11/2022)
Selama 10 menit Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan pengalamannya dalam menjalankan transformasi digital di Sumedang di forum side event G20 di Bali. Bupati diundang Unity In Diversity (UID) Bali, pulau Kura-Kura Denpasar Selatan, Bali menyusul torehan prestasi Sumedang dalam transformasi digital, Kamis (17/11/2022)

SUMEDANGONLINE – Dihadapan para peserta Forum Side Event G20 di Bali, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan sejumlah pengalaman selama menjalankan transformasi digital di Kabupaten Sumedang. Kamis, 17 November 2022.

Forum bertajuk Happy Digital Economy: Transforming The Ego To Eco- Economy In The Digital, Bupati Sumedang menjadi salah satu pembicara di sesi panel ke empat.

Baca Juga  Program Gumasep Usaha Pemda Sumedang Fasilitasi Pemasaran UMKM

Pada kesempatan tersebut Bupati Sumedang menyampaikan pengalamannya tentang Digital Transformation For Happiness In Sumedang diantaranya eksplorasi pengalaman tentang penurunan stunting dan penanganan kemiskinan.

“Pemerintah adalah instrumen untuk mensejahterakan masyarakat. Di era society 4.0 ekspektasi masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan kesejahteraan dan kebahagiaannya. Pemerintah harus mempercepat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, instrumennya adalah transformasi digital,” ujar Bupati Sumedang.

Dikatakan dia, Sumedang sudah memulai melakukan perubahan layanan kepada publik melalui teknologi informasi untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan. Pemkab Sumedang mempunyai proses bisnis bagaimana good data, make good decicion and good result dalam membuat kebijakan yang tepat.

Baca Juga  Rakerda PKS Sumedang 2022, Ridwan Solihin Targetkan Jabar Putih 2024

“Data ini menjadi referensi bagi kita untuk mengambil kebijakan sehingga kebijakannya tepat. Untuk itulah kita menggunakan banyak aplikasi untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Konsep konsep tadi seperti ini praktisnya” katanya.

Dikatakan bupati, berkat pemkab Sumedang melakukan transformasi digital dalam pemerintahan, pemkab Sumedang bisa mempercepat peningkatan kapasitas birokrasi dan mempercepat pelayanan kepada publik dan juga beberapa indikator untuk SDGs bisa diatasi.

Baca Juga  Agus dilantik jadi Kepala Disdukcapil Sumedang

“Pada tahun 2018 E-Gov kami 2,48, tapi sekarang E-Gov kami 3,51 bahkan tahun 2020 3,81 nomor satu tingkat nasional. Kota Bandung dan Banyuwangi sudah kami lewati. Nasional sendiri tahun 2025 targetnya 3,5. Korea selatan 4 Insya Allah minggu depan kita akan melihat di Finlandia dan estonia,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan