SUMEDANG, Kamis (16/2/2023) – Nama Yudi Cahyadi kembali mengharumkan Kabupaten Sumedang setelah berhasil menjuarai One Pride Mixed Martial Arts (MMA) kelas featherweight. Atlet asal Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka itu meraih kemenangan usai menumbangkan Aep Saepudin melalui submission dalam ajang One Pride MMA Fight Night 66 di GOR Sritex Arena, Kota Surakarta, Sabtu (11/2/2023).
Kemenangan tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Yudi bersama keluarga dan tim ofisial Sumedang Fighting Club (SFC) bersilaturahmi dengan Dony Ahmad Munir di Ruang Kerja Bupati, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (16/2/2023).
Bupati Dony mengaku bangga atas prestasi yang diraih Yudi, terlebih karena petarung berjuluk “Prabu Gagak Lumayung” itu tetap menjunjung tinggi sportivitas dan sikap hormat kepada lawan usai pertandingan.
“Bapak senang melihat Kang Yudi mempunyai sikap Kasumedangan. Setelah menang pertarungan, langsung memeluk lawannya dikasih respect pada lawan,” ujar Dony.
Menurutnya, sikap rendah hati, someah, dan menghargai lawan menjadi nilai lebih yang membedakan Yudi dari atlet lainnya. Ia meminta agar karakter tersebut terus dipertahankan di tengah prestasi yang diraih.
“Itu nilai-nilai Kasumedangan menjadi pembeda dengan yang lain. Walaupun tegas, tetap ada handap asor, someah, respect pada yang lain. Pertahankan,” katanya.
Bupati juga mendorong para pelatih dan ofisial SFC untuk terus mencetak atlet-atlet bela diri berprestasi dari Sumedang. Ia berharap keberhasilan Yudi bisa menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya.
“Siapkan lagi oleh pelatih bibit-bibit penerus seperti Kang Yudi. Jadi keberhasilan Sumedang Fighting Club ini ada terus dan Sumedang akan terus menjadi gudangnya atlet bela diri,” ucapnya.
Sementara itu, Yudi mengucapkan terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan pemerintah daerah serta masyarakat Sumedang terhadap perjalanan kariernya di dunia MMA.
“Terima kasih Pak Bupati dan semuanya atas segala dukungan dan apresiasinya kepada saya,” kata warga Dusun Rahayu, Desa Trunamanggala tersebut.
Yudi juga mengungkapkan dirinya tengah menjalani persiapan bersama tim pelatnas untuk menghadapi SEA Games 2023 di Kamboja. Pada ajang tersebut, ia akan tampil di cabang olahraga Bokator, seni bela diri tradisional asal Kamboja.
Selain fokus berprestasi, Yudi turut mengajak para remaja untuk menjauhi tawuran dan menyalurkan energi melalui olahraga bela diri secara positif dan profesional.
“Saya berpesan kepada adik-adik yang suka berkelahi atau tawuran, lebih baik disalurkan dengan menggeluti profesi serius seperti saya,” pungkasnya.***
