Seremonial Pemusnahan Rokok Ilegal dan Minuman mengandung ethil Alkohol di Lapang Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang. Kamis, 20 Juni 2024.

Iwan Rahmat/SUMEDANG ONLINE

Seremonial Pemusnahan Rokok Ilegal dan Minuman mengandung ethil Alkohol di Lapang Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang. Kamis, 20 Juni 2024.

Peringatan HUT SatpolPP di Sumedang, Rokok Ilegal dan Miras Dimusnahkan Kerugian Negara Tembus Rp12 M

SUMEDANG – Peringatan HUT ke-74 Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Satuan Perlindungan Masyarakat ke 62 dan Pemadam Kebakaran ke 105 dilaksanakan prosesi pemusnahan barang kena cukai ilegal dan minuman mengandung ethil Alkohol. Kegiatan tersebut dipusatkan Lapang Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang. Kamis, 20 Juni 2024.

Finari Manan selaku Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat menyebutkan kerugian negara akibat adanya barang kena cukai ilega dan minuman mengandung ethil alcohol mencampai angka Rp12 Miliar.

“Yang mana pada hari ini kita akan melakukan pemusnahan dan barang yang kita lihat itu di dalam truk itu adalah kebanayak rokok ilegal dan kita juga akan melihat ada minuman mengandung ethil alkohol total barang hari ini akan dimusnahkan itu kurang lebih Rp. 12 miliar, 12 miliar nilai barangnya dan total potensi kerugian negaranya itu adalah sekitar 6,3 miliar rupiah jadi cukup banyak. Kenapa dibilang potensi negara karena seharusnya ada pajak yang dibayarkan,” ujar Finari usai mengikuti peringatan HUT Satpol pp ke- 74 dan juga satuan limas ke-62 dan Damkar ke 105 Tahun 2024 di Kabupaten Sumedang.

Dikatakan dia pita bea cukai memiliki fungsi bukan hanya sebagai refek new kolektor yaitu mengumpulkan penerima negara berupa bea masuk dan cukai, tetapi juga berfungsi sebagai komoditas protektor melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang terlarang termasuk penindakan terhadap rokok ilegal.

“Jadi hari ini kita menyaksikan pemusnahan sejumlah barang-barang yang dilakukan penegakan oleh Kanwil Bea Cukai Jawa Barat dan Bea Cukai Bandung serta Satpol PP telah melakukan penegakan terhadap rokok illegal. Dan tentunya saya, dalam hal ini sebagai Kakanwil mengucapkan terima kasih banyak Pak Bupati kepada Satpol PP beserta tim, kemudian dengan bea cukai Bandung dan juga Jawa Barat beserta didukung oleh TNI, Polri, Kejaksaan juga semua aparat penegak hukum. Kita bersama-sama melakukan pencegahan ini pencegahan semacam rokok ilegal dan barang-barang lainnya ini tidak akan bisa terwujud Kalau tidak ada kerjasama yang baik antara kita,” imbuhnya.

Finari merinci rokok illegal yang dimusnahkan hari ini diantaranya hasil tembakau terdiri dari sigaret, tembakau iris, dan juga rokok elektrik sebanyak kurang lebih 9,6 juta batang rokok ilegal dari tahun 2021 Bulan Juli sampai Bulan Mei 2024 sebanyak 9, 6 juta batang rokok.

“Kemudian tembakau irisnya kurang lebih 29 kg dan rokok elektriknya kurang lebih 784 botol. Kemudian perkiraan nilainya Rp11,9 miliar dan kerugian negaranya potensinya adalah Rp6,3 miliar kurang lebih. Sementara itu kita juga lihat dan akan dilakukan pemusnahan juga pada hari ini sekitar 640 botol dan 123 liter minuman mengandung ethil alkohol perkiraan barangnya adalah Rp40 juta dan potensi kerugian negaranya adalah Rp45,7 juta,” ungkapnya.

Pelaksanaan pemusnahan secara seremonial dilaksanakan di Pusat Pemerintahan Sumedang. “Pemusnahan barang ini harus dimusnahkan, boleh enggak dikonsumsi? Enggak boleh. Jadi betul-betul harus dimusnahkan dengan cara dibakar dilarutkan dan dirusak sedemikian rupa. Sehingga tidak dapat dipergunakan atau dimanfaatkan kembali selanjutnya barang semuanya akan dialihkan ke TPA Cibereum Sumedang,” pungkasnya. ***