Semangat Nenek Euis, 70 Tahun, Jemaah Asal Sumedang, Menapaki Jejak Suci di Masjidil Haram

“Alhamdulillah, hati ini terharu setiap kali melangkah. Di usia senja, Allah beri kesempatan melihat Ka’bah langsung.” - Nenek Euis Halimah -

Di usia yang tak lagi muda, Nenek Euis Halimah membuktikan bahwa semangat dan keimanan mampu menembus segala batasan usia. Perempuan berusia 70 tahun ini menorehkan kisah inspiratif saat menunaikan ibadah haji 1446 H/2025 M di Tanah Suci, melangkahkan kaki mengelilingi Masjidil Haram dengan penuh kesabaran dan haru.
Iwan Rakhmat/SUMEDANGONLINE
Di usia yang tak lagi muda, Nenek Euis Halimah membuktikan bahwa semangat dan keimanan mampu menembus segala batasan usia. Perempuan berusia 70 tahun ini menorehkan kisah inspiratif saat menunaikan ibadah haji 1446 H/2025 M di Tanah Suci, melangkahkan kaki mengelilingi Masjidil Haram dengan penuh kesabaran dan haru.

Makkah, 24 Mei 2025 – Di usia yang tak lagi muda, Nenek Euis Halimah membuktikan bahwa semangat dan keimanan mampu menembus segala batasan usia. Perempuan berusia 70 tahun ini menorehkan kisah inspiratif saat menunaikan ibadah haji 1446 H/2025 M di Tanah Suci, melangkahkan kaki mengelilingi Masjidil Haram dengan penuh kesabaran dan haru.

Perjalanan Panjang Penuh Harapan dan Kesabaran

Nenek Euis pertama kali mendaftar haji pada tahun 2014. Namun, panggilan untuk berangkat tidak kunjung tiba selama sebelas tahun. “Dulu, saya ingin cepat-cepat berangkat. Namun Allah berkehendak lain,” ujar Euis mengenang perjalanan panjangnya menunggu kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

Selama bertahun-tahun menanti, ia menyaksikan banyak saudara sebayanya yang mendapat kesempatan lebih dulu. Tapi Euis tetap tabah dan memantapkan hati. Hingga akhirnya, tahun ini namanya tercantum dalam daftar petugas haji dan berangkat ke Mekkah.

Jejak Langkah dan Air Mata Haru di Bawah Naungan Ka’bah

Setibanya di Makkah, Nenek Euis menjalani serangkaian ibadah haji yang penuh tantangan fisik. Ia menapaki ribuan langkah tawaf mengelilingi Ka’bah—salah satu rukun haji yang menuntut stamina dan kesabaran. “Alhamdulillah, hati ini terharu setiap kali melangkah. Di usia senja, Allah beri kesempatan melihat Ka’bah langsung,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Tawaf yang biasanya melelahkan bagi jamaah seusianya justru menjadi momen spiritual yang mendalam. Langkahnya yang gigih menggambarkan keimanan yang tak lekang oleh waktu.

Dukungan Keluarga dan Penyambutan Istimewa

Keberangkatan Nenek Euis dari Asrama Haji Pondok Gede (IPP) mendapat perhatian khusus. Rombongan pengantar yang terdiri dari lima unit mobil mendampingi agar ia tiba di Tanah Suci dalam kondisi prima. “Mereka bilang, nenek harus sampai fit di Tanah Suci. Jadi, semangat itu terus terjaga,” ungkap salah satu pemandu rombongan.

Dukungan penuh dari keluarga dan panitia haji menjadi salah satu kunci kelancaran perjalanan ibadah Euis di Makkah.

Harapan dan Doa untuk Saudara dan Jamaah Lain

Meski penuh rasa syukur, hati Nenek Euis tetap terketuk untuk sang adik yang hingga kini belum mendapat giliran berangkat haji meski sudah menunggu 11 tahun. “Semoga adikku juga lekas diberi panggilan. Setiap hati yang rindu pasti dikabulkan pada waktu-Nya,” harapnya dengan tulus.

Harapan tersebut mencerminkan keikhlasan dan semangat berbagi yang menjadi bagian dari perjalanan spiritualnya.

Teladan Kesabaran dan Keimanan yang Abadi

Kisah Nenek Euis Halimah menjadi teladan bagi banyak jamaah, bahwa usia bukanlah penghalang untuk menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan penuh semangat. Dengan iman yang kokoh dan kesabaran menanti undangan dari-Nya, setiap langkah di sekitar Masjidil Haram menjadi mukjizat pengingat bahwa rahmat Allah tak terbatasi oleh waktu.

Perjalanan panjang dan penuh pengorbanan ini menguatkan keyakinan bahwa setiap doa dan niat baik akan menemukan jalannya di waktu yang tepat. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak