Bupati Sumedang Terapkan Jam Malam untuk Pelajar: Larangan Keluar Rumah Mulai Pukul 21.00 hingga 04.00

Ilustrasi penerapan jam malam di Kabupaten Sumedang
fitriyani/SUMEDANGONLINE
Ilustrasi penerapan jam malam di Kabupaten Sumedang

Sumedang, 4 Juni 2025Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan siap untuk penerapan jam malam untuk pelajar di Kabupaten Sumedang, bahkan pihaknya sudah membuat edaran.

“Kami sudah membuat edaran juga untuk penerapan jam malam di Kabupaten Sumedang bagi para pelajar sampai SMA dari pukul 09.00 malam sampai jam 04.00, Subuh,” ujar Dony Ahmad Munir.

Meski demikian, lanjutnya, ada pengecualian, bagi anak yang sudah mendapatkan izin dari orang tua dan gurunya bisa berada di luar saat jam malam diberlakukan.

“Ada pengecualiannya, seperti misalnya (anak) dengan orang tuanya; atau ada kegiatan keagamaan di bawah bimbingan gurunya; atau ada kegiatan keagamaan didampingi orang tuanya; atau ada kegiatan lain yang sepengetahuan orang tuanya,” jelasnya.

Selain telah melakukan sosialisasi terkait akan adanya jam malam di Sumedang, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan sistem patroli terhadap penerapan kebijakan jam malam bagi pelajar tersebut.

“Jadi kami terapkan itu di Sumedang, kami sudah buat imbauan dan kami pun dengan Forkopimda akan segera untuk memberlakukan patrolinya seperti apa nanti jam malam di praktikan di Kabupaten Sumedang,” imbuhnya.

Untuk patroli tersebut, dikatakan Bupati Sumedang, akan melibatkan kecamatan, desa/ kelurahan termasuk juga Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas untuk melakukan patroli malam.

“Sehingga anak-anak betul-betul jam 9.00 malam sampai jam 4.00 itu berada di rumahnya. Berada bersama-sama orangtuanya, untuk berinteraksi dengan orangtuanya, untuk menghapal, untuk belajar dan sebagainya. Ini pun ikhtiar bersama menyiapkan generasi emas di Tahun 2045,” tandasnya.

Langkah ini sejalan dengan upaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk melindungi para pelajar dari kenakalan remaja dan mempersiapkan masa depan generasi muda yang lebih tangguh.

“Saya mendukung langkah Pak Gubernur @dedimulyadi71 agar para pelajar terhindar dari kenakalan remaja. Ini penting untuk menyiapkan masa depan generasi muda yang tangguh dan berkualitas,” ujar Bupati Dony.

Menurutnya, jam malam untuk pelajar akan menjadi salah satu upaya pencegahan agar mereka tidak terlibat aktivitas negatif pada malam hari.

“Dengan jam malam ini, kami ingin memastikan anak-anak lebih banyak beraktivitas positif di rumah. Ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab orang tua dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang akan bekerja sama dengan aparat desa dan Satpol PP untuk melakukan sosialisasi dan pengawasan terkait penerapan jam malam ini. “Harapannya, anak-anak kita terhindar dari potensi penyimpangan perilaku yang bisa merusak masa depan mereka,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Dony meminta kepada para orang tua dan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung kebijakan ini, demi kebaikan bersama. “Kami mohon kerja sama semua pihak untuk ikut mematuhi dan mengawasi jam malam untuk pelajar ini,” pungkasnya. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak