MAKKAH – Ratusan jemaah haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al-Multazam Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, melaksanakan ziarah spiritual ke Gua Hira, Kamis (12/6/2025). Ziarah ini menjadi bagian dari perjalanan ruhani jemaah, dipimpin langsung oleh Pimpinan KBIHU, KH Asep Fuad Adnan.
Perjalanan menuju Gua Hira, yang terletak di puncak Jabal Nur, menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer pulang-pergi dan memakan waktu sekitar dua jam. Meskipun rute pendakian menantang, seluruh jemaah menunjukkan semangat tinggi dan kekhusyukan sepanjang perjalanan.
Gua Hira merupakan situs bersejarah yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Di tempat inilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril, sebagai awal dari turunnya Al-Qur’an dan permulaan risalah kenabian.
“Kami ingin para jemaah tidak hanya menjalankan ibadah secara syariat, tetapi juga merasakan perjalanan batin, meneladani Rasulullah, dan memperkuat iman di tempat-tempat bersejarah ini,” ujar KH Asep Fuad Adnan dalam keterangan di sela kegiatan.
Ziarah ke Gua Hira merupakan bagian dari kegiatan spiritual tambahan yang diberikan oleh KBIHU Al-Multazam kepada para jemaahnya. Sejak awal keberangkatan, jemaah telah mendapatkan pembinaan menyeluruh baik dalam aspek manasik maupun bimbingan ruhani.
Dengan penuh rasa haru dan syukur, para jemaah menyampaikan kebahagiaannya dapat menapaki langsung jejak sejarah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW. ***
