Perjalanan Jemaah Indonesia dari Arafah ke Muzdalifah: 60 Ribu Ikuti Murur

MCH 2025/SUMEDANGONLINE
Perjalanan Jemaah Haji Indonesia Arafah ke Muzdalifah.

Muzdalifah, 6 Juni 2026 — Setelah menyelesaikan wukuf di Arafah, jemaah haji Indonesia mulai bergerak menuju Muzdalifah pada Jumat (6/6/2025). Pendorongan jemaah dari Arafah dimulai sejak pukul 19.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Pantauan di lapangan, jemaah Indonesia mulai tiba di padang Muzdalifah sekitar pukul 19.30 WAS. Setibanya di Muzdalifah, jemaah diarahkan oleh petugas haji untuk menempati markas masing-masing sesuai syarikah mereka.

Di lokasi yang disebut masyaril haram ini, jemaah segera menunaikan salat Magrib yang dijamak dengan salat Isya. Selanjutnya, jemaah melakukan mabit (bermalam) di Muzdalifah hingga melewati tengah malam. Usai mabit, jemaah didorong menuju Mina untuk melaksanakan lempar jumrah dan mabit di Mina.

“Selama di Muzdalifah, jemaah diimbau untuk memperbanyak doa dan zikir, serta menjaga larangan ihram,” kata seorang petugas haji.

Jemaah tetap berada dalam keadaan ihram hingga selesai menunaikan lempar jumrah Aqabah dan melakukan tahallul awal. Setelah tahallul awal, semua larangan ihram dihapus kecuali bersetubuh dengan suami atau istri.

Selain itu, di Muzdalifah, jemaah juga mulai mengumpulkan kerikil untuk persiapan lempar jumrah di jamarat Mina.

Semangat Dinda dan Ibunda

Dinda, jemaah kloter 11 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 11), tiba di Muzdalifah sekitar pukul 20.30 WAS. Ia tampak bersemangat menemani ibunda tercinta, Siti Aminah.

“Alhamdulillah bisa mendampingi ibu dengan senang selama Armuzna,” ungkap Dinda yang masih berusia 24 tahun.

60 Ribu Jemaah Ikuti Murur

Sementara itu, sekitar 60 ribu jemaah Indonesia mengikuti murur, yaitu ibadah dengan melewati Muzdalifah tanpa turun dari bus. Murur ini diperuntukkan bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi.

Jalur bus untuk murur berbeda dengan jalur bus jemaah yang mabit di Mina. Dalam murur, jemaah cukup berhenti sejenak di Muzdalifah sebelum langsung menuju Mina untuk melaksanakan mabit dan lempar jumrah.

Kemenag terus memantau dan memfasilitasi perjalanan jemaah agar seluruh rangkaian ibadah Armuzna berjalan lancar dan khusyuk.***

Sumber: MCH 2025
Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak