Sumedang – Camat Surian, Mamat, menyuarakan harapan besar masyarakat Kecamatan Surian agar pembangunan jalan penghubung antar-kabupaten segera direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Surian dengan Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu, serta menjadi jalur utama mobilitas warga dan distribusi ekonomi.
Pernyataan tersebut disampaikan Mamat usai mengikuti rapat koordinasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang di Sekretariat Daerah (Setda), Rabu (30/7/2025).
“Jalan itu transportasi masyarakat yang sangat penting. Surian ini menjadi penghubung antara Sumedang dengan Subang dan Indramayu. Artinya, jalan itu harus selesai dalam arti selesai dibangun, mulus, diaspal, dan layak dilalui,” tegas Mamat.
Ia menyoroti bahwa meskipun Bupati dan Wakil Bupati Sumedang telah beberapa kali turun langsung ke lokasi, hingga saat ini perbaikan menyeluruh belum juga terealisasi.
“Seharusnya Kecamatan Surian ini menjadi wajah Sumedang dari arah utara, karena langsung berbatasan dengan Subang dan Indramayu. Maka kondisi jalannya juga harus bagus,” tambahnya.
Lebih jauh, Mamat menekankan pentingnya infrastruktur jalan yang baik sebagai pondasi utama dalam menunjang pengembangan potensi daerah, termasuk sektor pariwisata. Salah satu destinasi yang kini mulai dikenal publik, Bendungan Sadawarna, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagaimana kawasan Waduk Jatigede—asal didukung akses jalan yang memadai.
“Sekarang ada destinasi wisata Bendungan Sadawarna yang potensial. Kalau jalannya mulus, ini bisa dikembangkan seperti Jatigede,” ungkapnya.
Atas nama masyarakat Kecamatan Surian, Mamat berharap pembangunan jalan ini menjadi prioritas utama Pemkab Sumedang pada tahun anggaran mendatang. Ia menyampaikan bahwa masyarakat sudah terlalu lama mengalami kesulitan akibat akses jalan yang rusak, terlebih saat musim hujan.
“Kami mohon pembangunan jalan ini menjadi prioritas, agar masyarakat Surian tidak lagi mengalami kendala dalam transportasi dan kegiatan ekonomi. Semoga segera ada tindak lanjut dari Pemkab,” pungkasnya.
Desakan dari Camat Surian ini memperkuat urgensi yang sebelumnya telah disampaikan oleh warga dan dikaji oleh Pemkab Sumedang, termasuk wacana pengalihan jalur oleh Bupati Dony Ahmad Munir akibat kondisi tanah labil di kawasan Haurpapak. (**)
