Wabup Sumedang Lepas Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Longsor di Surian

Iwan Rakhmat/SUMEDANGONLINE
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, secara resmi melepas keberangkatan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana longsor di kawasan Surian. Pelepasan bantuan berlangsung di kawasan PPS, Sabtu (12/12/2025), dengan melibatkan berbagai instansi dan relawan kebencanaan.

Sumedang, 12 Desember 2025 – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, secara resmi melepas keberangkatan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana longsor di kawasan Surian. Pelepasan bantuan berlangsung di kawasan PPS, Sabtu (12/12/2025), dengan melibatkan berbagai instansi dan relawan kebencanaan.

Sejumlah kendaraan operasional tampak diberangkatkan, berasal dari Damkar, BPBD, PDAM, Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta unsur relawan yang siap membantu penanganan warga terdampak.

 

Air Bersih dan Sembako untuk 20 KK di Tiga Desa

Wakil Bupati Sumedang menyampaikan rasa syukur atas tersalurnya bantuan berupa tiga unit mobil air bersih dan stok sembako. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 20 kepala keluarga (KK) yang terdampak longsor di tiga desa, yakni Ranggasari, Pamekarsari, dan Wanasari.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat mengirimkan bantuan berupa tiga mobil air bersih dan stok sembako untuk warga terdampak longsor di tiga desa. Mereka mengalami kesulitan akibat terputusnya pasokan air bersih. Insya Allah, bantuan akan terus kami berikan melalui BPBD, PDAM, dan Damkar,” ujar M. Fajar Aldila.

Selain itu, Pemkab Sumedang juga menyalurkan bantuan bagi warga yang hasil panennya tertimbun longsor melalui Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Baznas.

 

Imbauan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Ekstrem

M. Fajar Aldila mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga Februari mendatang. Ia menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan memantau informasi resmi dari BPBD.

“Saya harap masyarakat selalu berhati-hati dan memantau informasi melalui media sosial BPBD Sumedang. BPBD kerap memberikan trigger warning atau peringatan dini terkait potensi bencana. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi layanan 112,” tambahnya.

 

Mitigasi dan Opsi Relokasi Secara Persuasif

Lebih lanjut, Wabup Sumedang menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah-langkah mitigasi risiko bencana, termasuk kemungkinan relokasi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor. Namun, langkah tersebut akan ditempuh dengan pendekatan persuasif dan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat.

“Kami terus berupaya melakukan mitigasi risiko bencana dan pendekatan persuasif kepada warga. Meski ada tantangan, kami akan memastikan langkah-langkah ini dapat mengurangi potensi bencana di masa depan,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari respons cepat Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menghadapi bencana alam, sekaligus wujud komitmen melindungi dan membantu masyarakat agar segera pulih dari dampak longsor.***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak