Manasik Haji 1447 H Resmi Dibuka, Sumedang Usung Tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan

Iwan Rakhmat/SUMEDANGONLINE
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang, H. Agus, saat memberikan pengarahan kepada 95 calon jemaah haji pada kegiatan Bimbingan Manasik Haji Tahun 1447 H/2026 M di Aula Kemenhaj dan Umrah Sumedang, Rabu (11/02/2026).

Sumedang — Bimbingan Manasik Haji Nasional Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi dibuka secara virtual oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, Rabu (11/02/2026). Kegiatan nasional tersebut digelar serentak melalui Zoom dan dipusatkan dari Jakarta.

Di Kabupaten Sumedang, pelaksanaan manasik haji digelar secara terintegrasi tingkat kabupaten/kota dan kecamatan dengan mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang, H. Agus, mengatakan bahwa pihaknya menjadi penyelenggara bimbingan manasik bagi calon jemaah haji asal Sumedang yang akan berangkat pada tahun 2026 M/1447 H.

“Barusan kita sebagai penyelenggara dalam kegiatan bimbingan manasik bagi calon haji di Sumedang, khususnya yang akan berangkat tahun 2026 ini/1447 H. Bimbingan manasik ada dua tingkatan, yaitu tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk tingkat kecamatan, pelaksanaan manasik sudah dimulai secara serentak pada hari pertama ini dan terhubung secara nasional melalui Zoom yang dibuka langsung oleh Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI dari Jakarta.

“Alhamdulillah hari pertama ini sudah mulai dilaksanakan secara serentak. Ini nasional, kita mengikuti melalui Zoom yang dipusatkan dari Jakarta langsung oleh Pak Menteri dan juga Pak Wamen,” jelasnya.

Menurut H. Agus, manasik tingkat kecamatan dijadwalkan berlangsung selama empat kali pertemuan. Hari pertama telah dilaksanakan, dan tiga pertemuan berikutnya akan digelar sesuai jadwal yang telah disampaikan kepada para calon jemaah haji.

“Untuk tingkat kecamatan ada empat kali pertemuan. Hari ini baru satu kali, insya Allah ke depan masih ada tiga kali lagi. Jadwalnya sudah dibuat dan sudah disampaikan kepada para calon jemaah haji,” katanya.

Selain penyampaian materi teori dari para narasumber, kegiatan manasik juga akan dilengkapi dengan praktik lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu.

“Setelah pemaparan berbagai teori oleh para narasumber, hari Sabtu kita akan terjun ke lapangan untuk melaksanakan prosesi praktik haji dan juga praktik umum,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap seluruh calon jemaah haji dapat mengikuti setiap tahapan manasik dengan sungguh-sungguh, tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memahami serta mampu mengaplikasikan materi yang diberikan sebagai bekal menuju Tanah Suci.

“Kami mengharapkan semuanya bisa menghadiri kegiatan ini, memahami dan mengaplikasikan sebagai bekal ke Tanah Suci, baik dari sisi kesehatan maupun manasiknya. Ini untuk menambah kemabruran, serta menunjang keselamatan, ketenangan, dan ketentraman perjalanan haji para jemaah tahun 2026 M/1447 H,” pungkas H. Agus.***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak