Indeks

Pemcam Cisarua Gelar Pelatihan Tata Boga bagi UMKM, Siapkan Produk untuk Dukung Program MBG

Pemerintah Kecamatan Cisarua menggelar pelatihan tata boga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aula Kantor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jumat (06/03/2026).
Iwan Rakhmat/SUMEDANGONLINE
Pemerintah Kecamatan Cisarua menggelar pelatihan tata boga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aula Kantor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jumat (06/03/2026).

Sumedang — Pemerintah Kecamatan Cisarua menggelar pelatihan tata boga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aula Kantor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jumat (06/03/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Latihan Kerja (BLK) yang memberikan pelatihan pembuatan roti kepada para peserta. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan serta produktivitas pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Cisarua.

Camat Cisarua Lilis Budiani mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penguatan sektor UMKM.

“Dalam rangka meningkatkan perekonomian di Kecamatan Cisarua, kami melaksanakan pelatihan bagi pelaku UMKM agar mampu memasok produk dari wilayah kecamatan sendiri. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan roti dengan narasumber dari BLK,” ujarnya.

Menurut Lilis, UMKM merupakan ujung tombak perekonomian di tingkat kecamatan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Majunya perekonomian di Kecamatan Cisarua sangat bergantung pada perkembangan UMKM. Jika UMKM berkembang, maka perekonomian masyarakat juga akan ikut meningkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelatihan yang diberikan juga disesuaikan dengan kebutuhan pasar yang sudah jelas. Salah satunya untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan produk roti sebagai salah satu bahan konsumsi.

“Saat ini pelatihan difokuskan pada pembuatan roti karena itu yang dibutuhkan. Ke depan, kami juga akan mengembangkan pelatihan lainnya seperti penanaman sayuran hidroponik, karena itu juga menjadi kebutuhan,” katanya.

Lilis menjelaskan, kegiatan pelatihan dirancang agar para pelaku UMKM tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga memiliki pasar yang jelas untuk memasarkan produknya.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa program MBG di Kecamatan Cisarua saat ini sudah mulai berjalan di satu lokasi. Dalam waktu dekat, satu lokasi lainnya direncanakan akan mulai beroperasi, sementara satu lokasi lainnya masih dalam tahap pembangunan.

“Untuk program MBG di Cisarua saat ini sudah berjalan satu. Rencananya minggu depan akan bertambah satu lagi, dan satu lagi masih dalam tahap pembangunan. Jadi ke depan akan ada tiga lokasi,” pungkasnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku UMKM di Kecamatan Cisarua dapat meningkatkan keterampilan, memperluas peluang usaha, serta berkontribusi dalam memperkuat perekonomian masyarakat setempat.***

Exit mobile version