SUMEDANG – Kegiatan Student Led Conference Mini Research digelar oleh SMP IT Insan Sejahtera di Sumedang Creative Center, Kamis (23/04/2026). Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dadang Setiawan.
Kegiatan ini menampilkan kemampuan siswa-siswi kelas IX dalam mempresentasikan hasil karya berbasis mini riset di hadapan guru, orang tua, serta pihak sekolah. Para siswa tampak percaya diri saat menyampaikan materi sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dalam rangkaian ujian Tes Kejuruan Akademik.
Ketua Pelaksana yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP IT Insan Sejahtera, Nia Harsanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk inovasi dalam sistem ujian praktik.
“Student Led Conference ini adalah agenda tahunan yang menjadi bentuk modernisasi ujian praktik kelas 9. Jika sebelumnya ujian dilakukan per mata pelajaran, kini kami mengintegrasikannya dalam satu konsep yang juga melatih kemampuan public speaking dan berpikir kritis siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses penyusunan proyek berlangsung sejak Januari selama kurang lebih empat bulan. Siswa menyusun karya ilmiah sederhana mulai dari latar belakang, rumusan masalah, hingga pengembangan proyek sesuai minat dan bakat masing-masing.
“Setelah itu, siswa membuat rancangan proyek, video dokumentasi proses, hingga slide presentasi. Semua hasil akhirnya dipresentasikan dan dipublikasikan dalam forum ini,” jelasnya.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ujian, tetapi juga sarana bagi orang tua untuk menyaksikan langsung hasil pembelajaran anak selama tiga tahun.
“Orang tua bisa melihat secara langsung perkembangan anaknya. Bahkan siswa yang biasanya pendiam, mampu tampil percaya diri berbicara di depan umum. Ini menjadi momen yang membanggakan sekaligus mengharukan,” tambahnya.
Untuk tahun ajaran 2026, kegiatan ini diikuti oleh 76 siswa kelas IX yang terbagi dalam tiga kelas. Seluruh siswa diwajibkan mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bagian dari penilaian akhir sebelum kelulusan.
Lebih lanjut, pihak sekolah berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan komunikasi yang akan berguna di masa depan.
“Kami ingin siswa tidak hanya mampu menciptakan karya, tetapi juga mampu mempresentasikannya di hadapan publik. Ini adalah bekal penting untuk jenjang pendidikan selanjutnya,” ujarnya.
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas dukungan penuh selama proses berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua atas doa dan kerja samanya. Ke depan, kami berharap kolaborasi antara sekolah dan keluarga terus terjalin untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen SMP IT Insan Sejahtera dalam menghadirkan sistem pembelajaran yang inovatif, integratif, serta berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.***
