SUMEDANG, Jumat (5/6/2026) – Duta Besar Estonia untuk Indonesia, Veikko Kala, bersama Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Estonia mengunjungi Kabupaten Sumedang dan diterima di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkenalkan berbagai inovasi daerah, khususnya transformasi digital dan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Rombongan Dubes Estonia disambut oleh Asisten Administrasi Umum Budi Rahman, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dian Sukmara, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang Arif Syamsudin.

Selama kunjungan, rombongan diajak menyaksikan kesenian tradisional khas Sumedang dan meninjau sejumlah fasilitas strategis, termasuk Command Center yang menjadi pusat integrasi data serta pengambilan keputusan pemerintahan secara real time.

Plt Kadis Kominfosanditik Sumedang Arif Syamsudin memaparkan berbagai inovasi dan aplikasi digital yang telah diterapkan untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurut Arif, Pemkab Sumedang terus memperkuat transformasi digital melalui pengembangan sistem dan aplikasi yang terintegrasi guna mendukung pengambilan kebijakan yang cepat dan tepat sasaran.

“Kami meyakini bahwa teknologi digital bukan hanya alat, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan mewujudkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan sejumlah inovasi yang telah diterapkan, antara lain Command Center sebagai pusat kendali pemerintahan, implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), aplikasi pelaporan dan monitoring pembangunan, layanan administrasi digital, serta berbagai platform pengelolaan data sektoral yang terintegrasi.

Pemanfaatan teknologi tersebut juga mendukung program strategis daerah, seperti pemantauan inflasi, pengawasan distribusi kebutuhan pokok, monitoring Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelolaan data statistik daerah, hingga peningkatan akses layanan publik yang lebih cepat dan efisien.

Arif menegaskan, berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Sumedang dalam membangun birokrasi modern yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Veikko Kala mengaku terkesan dengan perkembangan transformasi digital di Kabupaten Sumedang. Ia menyebut jumlah penduduk Estonia hampir sama dengan populasi Kabupaten Sumedang.

“Saya sangat senang berada di sini di Sumedang. Jumlah populasi Estonia sama persis dengan yang ada di Sumedang. Saya tahu Sumedang adalah salah satu komunitas lokal terkemuka di Indonesia dalam hal transformasi digital. Sama halnya seperti Estonia yang merupakan salah satu pemerintahan digital terkemuka di dunia,” katanya.

Veikko juga mengungkapkan bahwa Estonia dan Sumedang telah menjalin kerja sama dalam pengembangan platform digital untuk pelayanan masyarakat.

Ia mengapresiasi efektivitas inovasi yang diterapkan Pemkab Sumedang dalam meningkatkan transparansi dan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Saya sangat kagum melihat seberapa banyak dan seberapa efektifnya Sumedang menggunakan teknologi untuk membuat tata kelola pemerintahan menjadi lebih transparan. Saya yakin kami juga memiliki banyak hal untuk dipelajari dari Sumedang. Kami akan terus melanjutkan kerja sama yang baik ini antara Estonia dan Sumedang,” ujarnya.***