Menu

Mode Gelap

DAERAH · 17 Jul 2010 11:46 WIB ·

WARGA TOLAK RELOKASI SITUS MAKAM AJI PUTIH

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, saat memberikan arahan pada 135 anggota GMBI Sumedang di Mapolres Sumedang. Jumat, 28 Januari 2022.

ISTIMEWA VIA HUMAS POLRES SUMEDANG BERI ARAHAN: Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, saat memberikan arahan pada 135 anggota GMBI Sumedang di Mapolres Sumedang. Jumat, 28 Januari 2022.

Makam Aji Putih

Belum terjawab tuntutan warga yang mendesak proses ganti rugi dan relokasi warga diselesaikan, kali ini Warga yang terkena dampak Jatigede memprotes proses Relokasi Situs yang ada di wilayah tersebut. Warga menolak proses relokasi tersebut, dan perlawanan itu, di antaranya dilakukan warga Desa Cipaku, Kec. Darmaraja, Kab. Sumedang. Mereka menolak rencana penanganan situs oleh Dinas Pariwisata dan Balai Kepurbakalaan Provinsi Jawa Barat tersebut. Salah satu situs yang akan digusur adalah situs Cipeueut yang ada di desa mereka. “Bagaimanapun situ situ tidak akan diberikan atau tidak rela dipindahkan” kata Dharmawan, budayawan Desa Cipaku.
Menurut Darmawan, warga sudah sepakat akan melakukan perlawanan, jika ada pihak-pihak yang berusaha memindahkan situs tersebut ke tempat lain. Dari watak warga Desa Cipaku yang terkenal tukuh, muncul sebutan “tukuh cipaku”. Karena itu, jika warga menyatakan tidak setuju dengan penggusuran situs yang berada di desa mereka, maka siapa pun akan mendapat sandungan jika memaksakan kehendaknya untuk menindahkan situs Cipeueut.

Baca Juga  Musim Hujan, Peternak Ayam Waspada

warga juga menolak jika situs tersebut harus tergenang Waduk Jatigede. “Situs Cipeueut harus tetap berada di Desa Cipaku dan tidak boleh tergenang Waduk Jatigede. Jika ada pihak-pihak yang tetap memaksa, jangan disalahkan jika ada kejadian seperti di Tanjung Priok,” tandasnya. Dikatakan, situs Cipeueut adalah makam Prabu Aji Putih dan istrinya, Ratna Inten Nawang Wulan serta makam Sanghiang Resi Agung.  Prabu Aji Putih sendiri ayah Prabu Tadjimalela yang menurunkan raja-raja di Kerajaan Sumedang. “Seandainya situs Cipeueut tetap digusur atau tergenang Waduk Jatigede, kami akan berdoa, semoga warga Desa Cipaku tidak kawalat”.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Warga Gelar Istigasah Akbar Tolak Rencana Geothermal Gunung Tampomas

28 April 2021 - 20:37 WIB

Warga di Kecamatan Buahdua dan Kecamatan Conggeang menggelar Istigasah Akbar dalam rangka menolak rencana Geothermal Gunung Tampomas, Rabu 28 April 2021.

Tiga Tersangka Pengedar Sabu dan Dua Penyalahgunaan Sedian Obat Farmasi Diamankan Satnarkoba Polres Sumedang

28 April 2021 - 19:51 WIB

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo dan jajarannya menunjukkan barang bukti hasil penangkapan dalam konferensi pers di Mapolres Sumedang, Rabu 28 April 2021.

WOM Finance Lakukan Penanaman Pohon di Sumedang, Terapkan Prokes

17 Maret 2021 - 12:57 WIB

Bus Terjun ke Jurang di Wado, Belasan Meninggal

10 Maret 2021 - 21:13 WIB

Ada Gejolak, Wagub Uu Tinjau Tambang di Desa Padakembang

7 Maret 2021 - 21:01 WIB

Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau pertambangan di Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (7/3/2021).

Kapten Inf. Agus Hermawan, Edukasi Pencegahan Covid-19, Lakukan Penyemprotan Disinfektan

5 Februari 2021 - 19:33 WIB

Trending di DAERAH