
SumedangOnline – “Mudah – mudahan kehadiran Bangkit Muda, Sumedang Punya Budaya Sumedang Punya Seni, Sumedang adalah Pabrik Seni dan Budaya, itulah yang dibanggakan dan yang menjadi daya jual”, hal tersebut disampaikan Dadang Zainudin Ketua Bangkit Muda Kabupaten Sumedang, dihadapan sejumlah peserta Diskusi dan Buka Bersama Pemuda dan Budayawan, dengan mengusung tema “Menjadikan Budaya sebagai Pondasi dan Potensi Bangsa”, Minggu (29/08), di Saung Bambu Kecamatan Cikeruh Kabupaten Sumedang.
Acara yang semula di jadwalkan di Saung Budaya Sumedang (Sabusu), ternyata dialihkan oleh panitia ke Saung Bambu, hal tersebut tentu saja membuat para peserta kelimpungan mencari alamat, termasuk crew sumedangonline yang telah lebih dahulu berada di Sabusu.
Acara yang dihadiri, tokoh budayawan dan seniman Kang Acil Bimbo, Mantan Anggota DPR empat priode Tjetje H. Padmadinata, Sekretaris Bapeda Herman Suryatman, Sie Kesenian Disbudparpora Kab. Sumedang Ade Rohana, dan sejumlah tokoh budayawan di Jatinangor dan Sumedang Lainnya.
Wakil Bupati Sumedang, Taufiq Gunawansyah S.Ip, dalam kata sambutannya yang dibacakan kang Herman, lebih banyak membahas tentang Sumedang Puseur Budaya Sunda (SPBS), yang sudah dicananang sejak tahun 2009, melalui Peraturan Bupati nomor 113 tentang Sumedang Puseur Budaya Sunda.
“Kalawan dipaharep tiasa ngajantenkeun pangrojong keur sakumna komponen daerah pikeun nerapkeun ajén urang salaku masyarakat anu ngabogaan budaya adiluhung“, ujar Wabup Sumedang.
Lebih lanjut Wabup mengharapkan modal finansial yang bersumber dari Pemerintah diharapkan untuk menjadi stimulan untuk meningkatkan partisipasi dan gotoroyong masyarakat, sehingga RPJMD Sumedang terwujudnya Sumedang SEHATI 2025.**(igun/bonang)