5 Feb 2013 08:48 WIB | PENULIS: Fitriyani Gunawan | EDITOR: Redaksi
SITURAJA – Ali Syahbana (30), warga Dusun Legok, Desa Pawenang, Kecamatan Jatinunggal, meninggal dunia akibat motor yang dikendarainya bersama Dede Ali (34) warga Desa Tarikolot Kecamatan Jatinunggal tersenggol colt bak pengangkut jerami di Jembatan Ciderma, Jalan Umar Wirahadikusumah, pukul 14.30, Senin (04/02). [caption id="attachment_12744" align="alignleft" width="300"]Colt Bak Senggol Motor, Satu Meninggal Colt Bak Senggol Motor, Satu Meninggal[/caption] Kejadian bermula saat keduanya hendak menuju ke Sumedang, namun saat melintas di Jembatan Ciderma. Dari arah Sumedang, datang colt bak dikemudikan Kamsa alias Acip (40) warga Desa Sundamekar, Kecamatan Cisitu. Colt bak bernomor polisi Z 8089 C itu, berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun, begitu mendapati motor yang dikemudikan Dede Ali, pengemudi colt bak berusaha membanting setir ke kanan, tapi usahanya itu tak berhasil. Motor Dede Ali masih tetap tersenggol. Menurut beberapa sumber di lokasi kejadian menyebutkan, akibat kejadian tersenggolnya motor Yamaha bernomor polisi Z 6230 AW. Ali Syahbana yang dibonceng Dede Ali, terlempar ke sungai Ciderma hingga mengalami patah betis. Korban Ali Syahbana, langsung dilarikan ke Poliklinik 24 Jam, namun tewas dalam perjalanan ke RSUD Sumedang. Meski tak mengetahui persis kejadian yang sebenarnya, namun menurut sejumlah warga mereka mendengar tiga kali sura benturan yang terbilang keras. “Kemungkinan benturan pertama akibat senggolan itu, kedua motor yang jatuh dan ketiga mobil yang masuk ke jurang itu,” kata Een Sukaenah (54), warga setempat kepada Sumeks, kemarin. Pantauan Sumeks, Yamaha milik Ali mengalami rusak berat di bagian depan, sementara colt bak terbuka, ringsek dibagian muka dan jerami yang diangkutnya berhamburan di sawah. Sementara itu satu penumpang colt bak, Casmita (43) warga Desa Sundamekar, mengalami luka robek di telinga. Dihubungi secara terpisah dokter yang menangangi korban laka lantas, dr Usep Rahman, menyebutkan seluruh korban dilarikan ke Poliklinik 24 Jam Situraja. Kemudian sebut, Usep, dua korban kritis dirujuk ke RSU Sumedang. “Korban Casmita warga Sundamekar, itu mengalami luka robek di telinga bagian kanan. Acip Kamsa, dia mengalami luka robek di kepala. Dede Ali warga Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal, patah di paha kanan, serta seorang lainnya kami belum mengetahui namanya, tapi sudah kami rujuk ke RSU Sumedang,” kata Usep. Di tempat yang sama Cucu, istri dari Dede Ali yang datang ke Poliklinik Situraja, tak berhasil menemui suaminya. Pasalnya Dede Ali, sudah dirujuk ke RSU Sumedang. Cucu mengaku, jika suaminya yang memiliki konter pulsa di Kecamatan Jatinunggal itu, tak menyangka suaminya akan mengalami musibah tabrakan, padahal sebelumnya ia pamit akan ke Sumedang untuk urusan bisnis conter pulsa. “Dia hanya pamit mau ke Sumedang,” kata Cucu singkat. Sementara itu, Humas RSUD Sumedang, Iman Budiman, membenarkan dua orang korban akibat kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Situraja. Menurut Iman, korban meninggal atasnama Ali Syahbana, ia mengalami fraktur vertical dan trauma dada dan perut serta patah betis kanan. Sementara Dede Ali, masih dirawat di Ruang Installasi Gawat Darurat (IGD). “Dede Ali selamat, dia hanya mengalami fraktur tertutup dan patah paha kanan saja. Kedua korban tiba di RSU Sumedang pukul 16.00 WIB, dan langsung kita tangani,” tambah Iman. (ign)/SUMEDANG ONLINE

SITURAJA – Ali Syahbana (30), warga Dusun Legok, Desa Pawenang, Kecamatan Jatinunggal, meninggal dunia akibat motor yang dikendarainya bersama Dede Ali (34) warga Desa Tarikolot Kecamatan Jatinunggal tersenggol colt bak pengangkut jerami di Jembatan Ciderma, Jalan Umar Wirahadikusumah, pukul 14.30, Senin (04/02).

Colt Bak Senggol Motor, Satu Meninggal

Colt Bak Senggol Motor, Satu Meninggal

Kejadian bermula saat keduanya hendak menuju ke Sumedang, namun saat melintas di Jembatan Ciderma. Dari arah Sumedang, datang colt bak dikemudikan Kamsa alias Acip (40) warga Desa Sundamekar, Kecamatan Cisitu. Colt bak bernomor polisi Z 8089 C itu, berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun, begitu mendapati motor yang dikemudikan Dede Ali, pengemudi colt bak berusaha membanting setir ke kanan, tapi usahanya itu tak berhasil. Motor Dede Ali masih tetap tersenggol.

Menurut beberapa sumber di lokasi kejadian menyebutkan, akibat kejadian tersenggolnya motor Yamaha bernomor polisi Z 6230 AW. Ali Syahbana yang dibonceng Dede Ali, terlempar ke sungai Ciderma hingga mengalami patah betis. Korban Ali Syahbana, langsung dilarikan ke Poliklinik 24 Jam, namun tewas dalam perjalanan ke RSUD Sumedang.

Meski tak mengetahui persis kejadian yang sebenarnya, namun menurut sejumlah warga mereka mendengar tiga kali sura benturan yang terbilang keras. “Kemungkinan benturan pertama akibat senggolan itu, kedua motor yang jatuh dan ketiga mobil yang masuk ke jurang itu,” kata Een Sukaenah (54), warga setempat kepada Sumeks, kemarin.

Pantauan Sumeks, Yamaha milik Ali mengalami rusak berat di bagian depan, sementara colt bak terbuka, ringsek dibagian muka dan jerami yang diangkutnya berhamburan di sawah. Sementara itu satu penumpang colt bak, Casmita (43) warga Desa Sundamekar, mengalami luka robek di telinga.

Dihubungi secara terpisah dokter yang menangangi korban laka lantas, dr Usep Rahman, menyebutkan seluruh korban dilarikan ke Poliklinik 24 Jam Situraja. Kemudian sebut, Usep, dua korban kritis dirujuk ke RSU Sumedang. “Korban Casmita warga Sundamekar, itu mengalami luka robek di telinga bagian kanan. Acip Kamsa, dia mengalami luka robek di kepala. Dede Ali warga Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal, patah di paha kanan, serta seorang lainnya kami belum mengetahui namanya, tapi sudah kami rujuk ke RSU Sumedang,” kata Usep.

Di tempat yang sama Cucu, istri dari Dede Ali yang datang ke Poliklinik Situraja, tak berhasil menemui suaminya. Pasalnya Dede Ali, sudah dirujuk ke RSU Sumedang. Cucu mengaku, jika suaminya yang memiliki konter pulsa di Kecamatan Jatinunggal itu, tak menyangka suaminya akan mengalami musibah tabrakan, padahal sebelumnya ia pamit akan ke Sumedang untuk urusan bisnis conter pulsa. “Dia hanya pamit mau ke Sumedang,” kata Cucu singkat.

Sementara itu, Humas RSUD Sumedang, Iman Budiman, membenarkan dua orang korban akibat kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Situraja. Menurut Iman, korban meninggal atasnama Ali Syahbana, ia mengalami fraktur vertical dan trauma dada dan perut serta patah betis kanan. Sementara Dede Ali, masih dirawat di Ruang Installasi Gawat Darurat (IGD). “Dede Ali selamat, dia hanya mengalami fraktur tertutup dan patah paha kanan saja. Kedua korban tiba di RSU Sumedang pukul 16.00 WIB, dan langsung kita tangani,” tambah Iman. (ign)

Install SUMEDANGONLINE MOBILE
| Advertorial