Pilihan Redaksi, Politik

KPU Sumedang Umumkan Tata Cara Penggantian Calon, Begini Caranya

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

SUMEDANGONLINE, KPU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang mengumumkan tidak bisa melakukan penggantian calon dengan orang yang sudah mendaftarkan diri dari wilayah manapun. Hal itu dikatakan Ketua KPU Sumedang Hersa Santosa, dihadapan sejumlah perwakilan partai politik se Kabupaten Sumedang.

Dikatakan Hersa, selama ini banyak yang multitafsir terkait penggantian pasangan calon, berkaitan dengan bisa tidaknya penggantian. Kalau diganti itu seperti apa, penggantinya apakah boleh dari dapil yang lain atau tidak. “Banyak hal yang semacam itu, tetapi dengan keluarnya surat keputusan KPU Nomor 961 Tentang Petunjuk Teknis Perbaikan Penyusunan Dan Penetapan  Daftar Calon Sementara Serta Penyusunan Daftar Calon Tetap DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota ini, lebih jelas lagi, lebih terinci. Bahwa di sini apabila ada calon yang mau mengganti, tidak boleh calon yang sudah mendaftarkan di wilayah pemilihan mana pun. Baik dari DPR, DPRD, kalau ingin mengganti harus orang baru. Orang yang belum pernah didaftarkan,” ungkap Hersa saat dikonfirmasi Sumedang Online.

“Termasuk apabila calon dari partai A akan pindah ke Partai B, tetapi sudah tercatat di daftar calon A itu tidak bisa dilakukan,” tandasnya.

Lebih lanjut sebut Hersa, termasuk setelah penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) masih dapat dilakukan penggantian calon. ”Setelah DCS pun diperbolehkan masih ada pergantian. Tetapi kalau yang mundurnya laki-laki tidak bisa diganti, termasuk yang mundur perempuan pun tidak bisa diganti apabila telah terpenuhi 30 persen keterwakilan perempuan. Tetapi kalau belum terpenuhi, mundurnya perempuan bisa diganti. Intinya setelah DCT tidak boleh ada lagi pergantian caleg,” tambahnya. *** IWAN

 

Tinggalkan Balasan