Home / BISNIS / Pilihan Redaksi

Senin, 6 Agustus 2018 - 10:35 WIB

Kurangi Angka Pengangguran, Ini yang Dilakukan Disnakertrans Sumedang



SUMEDANG.ONLINE, RANCAMULYA – Sebanyak 144 orang turut serta mengikuti program pelatihan dalam rangka pembinaan kemampuan dan ketrampilan kerja masyarakat di Lingkungan DBHCHT PKPTK UPT Balai Pelatihan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang di Gedung Serbaguna UPT Balai Pelatihan Kerja Sumedang, Rancamulya Kabupaten Sumedang, Senin (6/8/2018).

“Program pelatihan ini ditujukan untuk menghasilkan calon tenaga kerja yang potensial sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha, mampu membangun dirinya sendiri dan bisa berwirausaha sehingga bisa mengurangi angka pengangguran dan dituntut untuk menciptakan lapangan kerja baru,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang Dikdik Sadikin dalam sambutannya.

Baca Juga  Wabup Sumedang: IPPAT Harus Jadi Pemecah Masalah

Sebagai informasi kegiatan itu sesuai surat keputusan keputusan Disnakertrans Sumedang Nomor 900/kep-122/DTKT/2018 Tanggal 06 Agustus 2018 Tentang Penyelenggaraan Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kegiatan Pembinaan Kemampuan dan Keterampilan Kerja Masyarakat Dilingkungan Industri Tembakau Dan Penghasil Tembakau(DBHCHT) yaitu sub kejuruan mekanik sepeda motir, juru las snaw I, juru las snaw II, operator jahit, penata rias, operator forklift I, operaror forklift  II, pengolahan ikan, dan teknik finising. Kegiatan itu menurut Dikdik akan digelar hingga 12 September 2018 mendatang.

Penjabat Bupati Sumedang, Sumarwan Hadisoemarto menyambut baik kegiatan tersebut. Dia berharap para peserta yang mengikuti pelatihan harus lebih terampil usai pelatihan dibanding dengan mereka yang belum pelatihan.

Baca Juga  Kunjungi Lokasi Bencana Cimanintin, Dony: Segera Relokasi Warga

“Tentu harus beda, dengan mereka yang tidak mendapatkan pelatihan. Saya memberikan gambaran, di suatu Negara yang mapan, maju. Itu seharusnya pelaku usahanya itu dua persen dari penduduknya, jadi kalau penduduk Indonesia ini 250 juta, maka dua persennya itu harus jadi entrepreneur, pengusaha. Minimal dua persen, Indonesia sekarang baru 0,5 persen, itupun belum tercapai,” ujar Sumarwan.

Karena itu dia berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta menjadi calon pengusaha baru yang bisa menciptakan satu usaha yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungannya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Razia Lapas Sumedang, polisi tak temukan narkoba

KESEHATAN

Ini penjelasan BPOM terkait Nata De Coco asal Majalengka yang diduga mengandung urea

Pilihan Redaksi

Dandim 0610/Sumedang: Waspadai Proxy War

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Camat Buahdua Usulkan Penyeragaman Assistensi

Pilihan Redaksi

Desa Sukamaju Terus Bebenah Infrastruktur

OLAHRAGA

Menpora Harap Si Kembar Lena dan Leni Tidak Pensiun dari Sepak Takraw Nasional

Pilihan Redaksi

Tak Ingin Ada Aparat Desa Terjerat Hukum, DPMD Sumedang Gencar Lakukan Sosialisasi Regulasi Pengelolaan Keuangan Desa

Pilihan Redaksi

[Banjir Lumpur Berulang] Satu Ruangan SMAN 2 Sumedang Terancam Tergerus