ISTIMEWA/SUMEDANG ONLINE

Pengiriman KTP-el Via Pos, Gubernur: Tiru Sumedang

SUMEDANG – Gubernur Jawa Barat Ridwan memberikan apresiasi terhadap terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, terutama dalam hal pelayanan identitas kependudukan, dengan pendistribusian menggunakan sepeda.

“Saya mengapresiasi Sumedang, Sumedang mengirim KTP, KK, akta kelahiran lewat tukang pos. Jadi warga yang di gunung-gunung tidak perlu datang ke kantor berjam-jam ngantri. Cukup tinggal di rumahnya, itu contoh yang baik. Kalau Sumedang bisa, berarti Garut juga bisa, Kuningan juga bisa. Kira-kira begitu, karena tugas saya sebagai Gubernur yang baik di daerah. Semua ikut masing-masing. Pelayanan melalui teknologi dan mendekatkan negara pada rakyat. Rakyat datang kepada negara kalau masih ada waktu datang ke kantor pemerintahan, itu belum keren. Tidak perlu ke kantor pemerintah tapi urusan beres untuk satu urusan terlalu primitive. Jaw Barat Go Digital saya titipkan dianggaran 2019,” ungkap Gubernur Jawa Barat saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2019, di Gedung Sate, Kamis (20/12/2018).

Berkait dengan DIPA, dipaparkan Gubernur, untuk wilayah provinsi Jawa Barat melalui satuan kerja Kementerian lembaga itu sekitar Rp 47,4 triliun.

“Naik juga pagu transfer ke daerah dan Dana Desa juga sebesar 70, 84 triliun juga naik, kita berharap hari esok yang lebih baik. Tak ingin mendengar kabar hari esok adalah lebih buruk dari hari ini oleh karena itu kuncinya adalah kita harus tepat sasaran dan juga kuat dalam pengawasan,” tandas Ridwan Kamil.

Sebut dia, anggaran kementerian dan lembaga arahan dari pemerintah pusat utamanya 2019, untuk mengatasi kesenjangan kemiskinan kepala keluarga miskin, untuk pembangunan infrastruktur penduduk Jawa Barat.

“Hampir 50 juta setiap hari bergerak bangun tidur cari makan cari pekerjaan sekolah, berebut air berjalan berebut sekolah di sini karena Salah satu dampak dari inflasi itu infrastruktur yang pas-pasan,” terang dia. [bustanul]